Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tangis Joe Biden Pecah saat Pidato Sebelum Berangkat ke Washington

Joe Biden memberikan pidato perpisahan kepada keluarga dan masyarakat di kampung halamannya, Delaware, sebelum berangkat ke Washington untuk pelantikan.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 20 Januari 2021  |  13:24 WIB
Presiden terpilih AS Joe Biden manyapa pendukungnya di Wilmington, Delaware, AS, Sabtu (7 /11/2020). Bloomberg - Sarah Silbiger\r\n
Presiden terpilih AS Joe Biden manyapa pendukungnya di Wilmington, Delaware, AS, Sabtu (7 /11/2020). Bloomberg - Sarah Silbiger\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Amerika Serikat terpilih Joe Biden mengungkapkan salam perpisahan yang emosional kepada keluarga dan masyarakat di kampung halamannya, Delaware, sebelum hari pelantikannya.

Dari pidato yang disiarkan oleh CBS News pada Selasa (19/1/2021), Biden tampak meneteskan air mata sebelum memulai pidatonya.

"Aku tahu ini adalah waktu yang suram, tetapi selalu ada cahaya. Itulah yang membuat negara ini spesial. Itulah yang selalu mengajariku. Selalu ada cahaya," ujarnya.

Biden menirukan ungkapan dari seorang novelis Irlandia James Joyce. “Ketika saya mati, Delaware selalu tertulis dalam hatiku, di hati seluruh keluarga Biden,” katanya dengan suara terbata.

“Saya merasa terhormat menjadi presiden kalian dan menjadi panglima dan selalu bangga menjadi orang Delaware,” lanjut mantan Wakil Presiden AS itu.

Dengan pipi yang basah, Biden mengungkapkan kesedihannya bahwa anaknya, Beau Biden tidak dapat ikut hadir untuk menyaksikan keberangkatannya menuju Gedung Putih. “Ada satu penyesalan bahwa Beau tidak ada di sini. Kita harus memperkenalkannya sebagai presiden,” katanya.

Pidato ini dilakukan di kantor pusat Pertahanan Nasional Delaware di New Castle. Kantor ini dinamai Major Joseph R. “Beau” Biden, III sebagai penghormatan mendiang anak Joe Biden yang meninggal pada 2015 karena kanker otak.

Seperti dilaporkan Bloomberg pada Senin, Biden akan menginap di Blair House, rumah singgah bagi tamu yang terletak di seberang Gedung Putih pada malam sebelum hari pelantikannya pada Rabu, 20 Januari 2021.

Ancaman terhadap keamanan Biden setelah tragedi berdarah di Capitol yang menewaskan lima orang membuatnya untuk membatalkan rencana menggunakan kereta Amtrak ke Washington.

Kereta ini biasa dia gunakan untuk bolak-balik dari rumahnya di Delaware ke Capitol selama berkarir di Senat AS hampir empat dekade.

Pelantikan Biden sebagai Presiden AS ke-46 akan sangat berbeda dari yang telah tertulis di sejarah Amerika. Pandemi Covid-19 memaksa tim pelantikan untuk membuatnya lebih sederhana dan penjagaan super ketat.

Pagar tinggi telah dipasang mengelilingi gedung Capitol dan Gedung Putih. Selain itu, Donald Trump juga tidak akan menyambut kedatangan Biden di pintu North Portico. Upacara pelepasan Trump akan dilakukan 4 jam sebelum kedatangan Biden sebelum dia bertolak ke Florida.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat Joe Biden
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top