Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Beda dengan Terawan, Anies Puji Gerak Cepat Menkes Baru Tangani Covid

"Kami menyaksikan sekali betapa dalam 3 minggu ini kita mengalami percepatan yang amat tinggi di dalam penanganan Covid-19," kata Gubernur DKI Anies Baswedan.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 11 Januari 2021  |  16:48 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tengah berpose dalam acara Webinar Penanganan Covid-19 di DKI Jakarta pada Selasa (24/11/2020) - JIBI - Nyoman Ary Wahyudi
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tengah berpose dalam acara Webinar Penanganan Covid-19 di DKI Jakarta pada Selasa (24/11/2020) - JIBI - Nyoman Ary Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ikut merasakan gebrakan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin yang begerak cepat dalam menambah kapasitas fasilitas kesehatan dan pengadaan vaksin Covid-19 di Indonesia. 

Hal itu disampaikan Anies kepada Menkes Budi saat keduanya meresmikan RS Ukrida Jakarta Barat sebagai salah satu rujukan penanganan pasien Covid-19 pada Senin (11/1/2021) secara virtual. 

“Kami menyaksikan sekali betapa dalam 3 minggu ini kita mengalami percepatan yang amat tinggi di dalam penanganan Covid-19. Kami di DKI merasakan persis dalam tiga minggu ini kehadiran pak menteri betul-betul terasa dalam akselerasi percapatan penanganan kasus,” kata Anies.

Anies berharap, kehadiran Menkes Budi dapat menjadi babak baru dalam penanganan Covid-19 di DKI Jakarta maupun pada tingkat nasional. 

“Apalagi dalam waktu singkat, dua hari lagi, vaksin bisa digunakan di seluruh Indonesia,” kata dia. 

Adapun Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan sedikitnya 15 juta bahan baku vaksin Covid-19 dari Sinovac akan tiba di Indonesia, besok, Selasa (12/1/2021).

“Ada sedikit berita baik 15 juta bahan baku vaksin akan datang Insya Allah besok dari Sinovac,” kata Menkes saat konferensi pers usai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi, Senin (11/1/2021).

Dia menyebut bahwa bahan baku tersebut akan diproses oleh Bio Farma dalam jangka waktu 1 bulan. Alhasil, diharapkan pada awal Februari sedikitnya tersedia 12 juta vaksin Covid-19 di Indonesia.

Selain itu, dia menyebutkan bahwa kerja sama bilateral dengan Covax/Gavi juga akan memberikan dampak baik dalam pemenuhan kebutuhan vaksin di Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

budi gunadi sadikin Anies Baswedan Covid-19
Editor : Edi Suwiknyo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top