Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sebut 3 Tantangan Utama Bangsa, SBY: Yang Ke-3 Tak Boleh Dibiarkan

Hal itu diungkapkan Susilo Bambang Yudhoyono melalui sebuah catatan berjudul 'Indonesia Tahun 2021: Peluang untuk Sukses Ada, Jangan Kita Sia-Siakan'
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 08 Januari 2021  |  12:59 WIB
Susilo Bambang Yudhoyono dalam sebuah agenda Partai Demokrat ketika masih menjabat ketua umum partai tersebut - Antara
Susilo Bambang Yudhoyono dalam sebuah agenda Partai Demokrat ketika masih menjabat ketua umum partai tersebut - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Majelis Tertinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menilai ada tiga permasalahan utama yang saat ini tengah dihadapi bangsa Indonesia.

Hal itu diungkapkannya jendral purnawirawan TNI yang akrab disapa SBY ini melalui sebuah catatan berjudul 'Indonesia Tahun 2021: Peluang untuk Sukses Ada, Jangan Kita Sia-Siakan' di akun Facebook resminya, Jumat (8/1/2021).

Dalam catatan itu, Presiden RI ke-6 ini optimistis dengan mengatasi ketiga permasalahan utama tersebut, peluang Indonesia untuk menekan penyebaran Covid-19 dan memulihkan ekonomi terbuka lebar.

"Peluang ke ara keberhasilan [sukses], bisa kita kaitkan secara langsung dengan apa tantangan dan permasalahan yang kita hadapi. Mudahnya, jika permasalahan utama bangsa ini dapat kita atasi di tahun 2021 ini, peluang baik itu menjadi kenyataan," jelas dia.

Tantangan dan permasalahan utama bangsa pertama, sebut SBY, adalah pandemi Covid-19. Kendala ini, jelasnya, harus segera diatasi.

Kedua adalah krisis ekonomi yang juga harus diakhirnya agar dapat dipulihkan kembali, sedangkan yang ketiga adalah melemahnya kerukunan masyarakat.

"Mungkin tak terkait langsung dengan dua permasalahan yang lain, yaitu melemahnya kerukunan masyarakat karena faktor identitas, politik, dan ideologi yang tak boleh dibiarkan," jelasnya dalam catatan itu.

Menurut SBY, faktor ketiga ini justru lebih mendasar sifatnya. Bila diabaikan, maka dampaknya akan sangat buruk bagi kehidupan bangsa pada masa depan.

"Kalau tidak kita atasi dan kelola dengan baik, disharmoni sosial ini akan membuat bangsa kita benar-benar terpecah dan terbelah," tulisnya.

Adapun, pada awal catatan itu, SBY juga menegaskan optimismenya bahwa Indonesia masih punya jalan untuk sukses dalam menyambut 2021. "Saya sendiri memilih untuk bersikap lebih optimistis [cautious optimism]," tulisnya dalam catatan tersebut.

SBY meyakini peluang untuk melandainya kasus virus Corona atau Covid-19 masih terbuka. Pada saat yang sama, dia optimistis potensi pemulihan ekonomi nasional masih ada. "Yakin bahwa negeri kita masih punya jalan untuk sukses. Artinya, peluang bagi meredanya badai Corona dan pulihnya ekonomi kita masih ada," tulisnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sby susilo bambang yudhoyono Covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top