Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

FPI Resmi Dibubarkan, Tagar #FPITerlarang Langsung Trending Topic Twitter

Tagar #FPITerlarang mendominasi atau trending topic tertinggi lantaran berisi 15.000 cuitan hingga Rabu (30/12/2020) pukul 14.20 WIB.
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 30 Desember 2020  |  14:34 WIB
Massa menunggu kedatangan Habib Rizieq Shihab di Markas Besar FPI, Petamburan, Jakarta, Selasa (10/11/2020).  - Antara
Massa menunggu kedatangan Habib Rizieq Shihab di Markas Besar FPI, Petamburan, Jakarta, Selasa (10/11/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Keputusan pemerintah membubarkan Front Pembela Islam (FPI) sebagai organisasi masyarakat menuai reaksi warganet atau netizen di jagad Twitter.

Tanda pagar atau tagar berisi keterangan soal FPI pun mendominasi kata terpopuler alias trending topic di Twitter. Berdasarkan penelusuran Bisnis, sejumlah netizen ramai memasang tagar #FPITerlarang. Tagar #FPITerlarang mendominasi atau menjadi trending topic tertinggi lantaran berisi 15.000 cuitan hingga Rabu (30/12/2020) pukul 14.20 WIB.

Bukan itu saja, tagar #FPIOrmasRadikalIslam bertengger di posisi kedua dengan total 10.000 cuitan dan Berantas Kovid Babat FPI di urutan ketiga dengan total 6.000 cuitan.

Adapun, tagar yang berisi dukungan terhadap organisasi Islam yang dipimpin Rizieq Shihab tersebut juga bermunculan, misalnya #TetapTegakWalauTanganTerikat dengan total 14.000 cuitan dan FPI Perjuangan.

Keputusan pelarangan FPI berdasarkan peraturan perundang-undangan dan sesuai dengan putusan MK Nomor 83 PUU112013 tertanggal 23 Desember tahun 2014.

"Melarang aktivitas FPI dan akan menghentikan setiap kegiatan yang dilakukan FPI karen FPI tidak lagi mempunyai legal standing, baik sebagai ormas maupun sebagai organisasi biasa," kata Mahfud MD dalam konferensi pers di Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu(30/12/2020).

Mahfud mengatakan bahwa FPI sudah tidak memiliki legal standing, dan apabila terdapat sebuah organisasi yang mengatasnamakan FPI maka harus ditolak.

"Jadi dengan adanya larangan ini tidak punya legal standing kepada aparat-aparat pemerintah pusat dan daerah. Kalau ada sebuah organisasi mengatasnamakan FPI, itu dianggap tidak ada, harus ditolak karena legal standing-nya tidak ada. terhitung hari ini," lanjut Mahfud.

Berikut reaksi warganet atau netizen di Twitter terkait pelarangan FPI oleh pemerintah.

"Puji Tuhan ? #FPITerlarang," cuit akun @Elina_Vay.

"Sepakat... sebelum mereka menghancurkan NKRI maka layak kalau #FPITerlarang jangan gadaikan keutuhan NKRI yang damai yang ber-Pancasila dan ber-Bhineka Tunggal Ika," cuit akun @mbahstp.

"Good News Woman dancingWoman dancing #FPITerlarang," cuit akun @BubuNyaii.

"Selamat untuk kita semua,, #FPIOrganisasiTerlarang #FPITERLARANG," cuit akun @januryanur1226.

"We need justice #TetapTegakWalauTanganTerikat," cuit akun @alipfadilah1.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mahfud md twitter fpi fpi bubar habib rizieq
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top