Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menkes: Indonesia Segera Finalisasi Pembelian 50 Juta Vaksin Pfizer dan AstraZeneca

Saat ini, Indonesia telah mengamankan 329 juta dosis vaksin, termasuk 125 juta dari Sinovac, 50 juta dari Novavax, 54 juta dari COVAX. Adapun, vaksin AstraZeneca akan tiba pada kuartal II tahun depan dan Pfizer pada kuartal III tahun depan.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 29 Desember 2020  |  18:25 WIB
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin / Youtube Sekretariat Presiden
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin / Youtube Sekretariat Presiden

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa pemerintah segera menyelesaikan kesepakatan pembelian 50 juta dosis vaksin Covid-19 dari Pfizer dan AstraZeneca.

Dia mengungkapkan kesepakatan dengan AstraZeneca akan difinalkan sebelum tutup tahun, sementara penandatanganan dengan Pfizer akan dilakukan di minggu pertama Januari.

Berbicara dalam konferensi pers pertamanya sebagai menteri, Budi mengatakan 1,3 juta tenaga kesehatan akan mendapatkan prioritas vaksin. Sebanyak 500 tenaga kesehatan di Indonesia telah meninggal karena Covid-19.

"Mereka adalah kelompok penting dalam pertarungan kita melawan pandemi," ujarnya, dikutip dari Channel News Asia.

Tenaga kesehatan ini akan mendapatkan vaksin mulai dari Januari hingga April 2021 bersama petugas pelayanan publik lainnya. Sementara itu, gelombang kedua akan menyasar masyarakat yang terinfeksi dari daerah zona merah.

Sementara negara-negara lain memprioritaskan masyarakat lanjut usia, Indonesia memilih tenaga kesehatan dan pelayanan publik. Masyarakat dengan kelompok usia 18-59 tahun menjadi kelompok selanjutnya yang akan menerima vaksin. Hal ini sejalan dengan upaya menjaga populasi.

Saat ini, Indonesia telah mengamankan 329 juta dosis vaksin, termasuk 125 juta dari Sinovac, 50 juta dari Novavax, 54 juta dari COVAX. Adapun, vaksin AstraZeneca akan tiba pada kuartal II tahun depan dan Pfizer pada kuartal III tahun depan. Sayangnya, kedua perusahaan belum memberikan konfirmasi apapun terkait hal ini.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

budi gunadi sadikin pfizer Vaksin Covid-19
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top