Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KPK Eksekusi Dua Penyuap Bupati Kutai Timur ke Penjara

KPK mengeksekusi dua terpidana kasus suap eks Bupati Kutai Timur.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 21 Desember 2020  |  13:28 WIB
Bupati Kutai Timur Ismunandar (kiri) bersama istri yang merupakan Ketua DPRD Kutai Timur Encek Unguria (kanan) dibawa menuju mobil tahanan usai ditetapkan sebagai tersangka pascaterjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (4/7/2020). - ANTARA/Indrianto Eko Suwarso\n\n
Bupati Kutai Timur Ismunandar (kiri) bersama istri yang merupakan Ketua DPRD Kutai Timur Encek Unguria (kanan) dibawa menuju mobil tahanan usai ditetapkan sebagai tersangka pascaterjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (4/7/2020). - ANTARA/Indrianto Eko Suwarso\\n\\n
Bisnis.com, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjebloskan Aditya Maharani Yuono terpidana penyuap Bupati Kutai Timur Nonaktif ke Lapas Klas II A Tangerang untuk menjalani pidana.
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan bahwa jaksa eksekusi KPK telah melaksanakan putusan PN Tipikor pada PN Samarinda Nomor : 24/Pid.Sus-TPK/2020/PN.Smr tanggal 30 November 2020 atas nama terpidana Aditya Maharani Yuono.
"Eksekusi dilakukan pada Rabu 16/12/2020 dengan cara memasukkan ke Lapas Klas IIA Tangerang untuk menjalani pidana penjara selama 1,5 tahun dikurangi selama berada dalam tahanan," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Senin (20/12/2020).
Selain pidana badan, Aditya  juga dijatuhi pidana denda sebesar Rp250 juta subsidair 4 bulan kurungan. Ali mengatakan denda tersebut telah selesai dibayarkan oleh yang bersangkutan.
Pada hari yang sama, KPK juga mengeksekusi terpidana penyuap bupati Kutai Timur Nonaktif Deki Aryanto ke Lapas Klas II Bontang untuk menjalani masa pidana. Hal ini untuk melaksanakan putusan PN Tipikor pada PN Samarinda Nomor : 25 /Pid.Sus-TPK/2020/PN.Smr tanggal 30 November 2020.
"Terpidana Deki Aryanto dengan cara memasukkan ke Lembaga Pemasyarakatan Klas II Bontang untuk menjalani pidana penjara selama 2 tahun dikurangi selama berada dalam tahanan," ujar Ali.
Ali mengagakan Deki  juga dijatuhi pidana denda sebesar Rp250 juta subsidair 4 bulan kurungan dan denda tersebut telah selesai di bayarkan oleh yang bersangkutan.
Sebelumnya,Kedua terpidana telah dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana korupsi karena memberikan suap kepada Terdakwa Ismunandar (Bupati Kutai Timur) dkk untuk mendapatkan proyek infrastruktur di Pemkab Kutai Timur.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK kutai timur
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top