Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hasil Real Count 7 Artis di Pilkada 2020, Siapa Saja yang Tumbang?

Berdasarkan penghitungan sementara KPU, dari 7 artis yang maju dalam pencalonan Pilkada 2020 ada beberapa diantaranya yang berhasil unggul dalam perolehan suara.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 10 Desember 2020  |  11:31 WIB
Deretan selebritas yang bertarung di Pilkada 2020. - Antara
Deretan selebritas yang bertarung di Pilkada 2020. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 ikut diramaikan oleh tujuh artis yang bertarung memperebutkan suara rakyat di beberapa daerah berbeda.

Beberapa di antara para artis itu ternyata ada yang berpeluang menang, kendati baru tampak dari hasil penghitungan suara atau real count sementara dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Siapa saja artis yang berpeluang menang atau justru yang gagal melenggang menjadi kepala daerah pada pelaksanaan Pilkada Serentak 2020. Berikut ini rangkuman Bisnis terkait real count sementara KPU terhadap tujuh artis yang meramaikan Pilkada 2020:

Sahrul Gunawan, Kabupaten Bandung

Aktor Sahrul Gunawan diketahui maju dalam pencalonan wakil bupati Bandung untuk mendampingi Dadang Supriatna sebagai calon bupati Bandung. Paslon ini diusung oleh PKB, NasDEm, Demokrat dan PKS.

Dadang yang sebelumnya terpaksa 'berpaling' dari Golkar demi maju bersama Sahrul ini tampak bisa bernafas sedikit lebih lega, karena popularitas nyatanya membawa mereka unggul dari dua paslon lainnya.

Berdasarkan hasil real count pada laman resmi KPU, Paslon Dadang-Sahrul unggul sementara dengan perolehan suara mencapai 56 persen. Adapun, paslon Kurnia Agustina-Usman Sayogi meraih suara 30,6 persen dan Yena Iskanda Masoem-Atep hanya meraih 13,4 persen suara.

Data real count itu diperoleh dari 1.716 TPS dari total 6.874 TPS di Kabupaten Bandung (24,96 persen). Data KPU tersebut merupakan versi 10 Desember 2020 pukul 9:43.

Lucky Hakim, Kabupaten Indramayu

Artis lainnya yang terjun ke politik dan mencalonkan diri menjadi kepala daerah ialah Lucky Hakim. Saat ini, dia tengah memperebutkan kursi Wakil Bupati Kabupaten Indramayu.

Seperti halnya Sahrul Gunawan, Lucky Hakim juga sukses meraih suara yang unggul jika dibandingkan pesaing lainnya. Seperti diketahui Lukcy Hakim maju sebagai calon wakil bupati Indramayu mendampingi Nina Agustin sebagai calon bupati Indramayu. Nina sendiri dikenal sebagai putri Jenderal Polisi (Purn) Da'i Bachtiar.

Paslon Nina-Lucky diusung oleh PDIP, Gerindra, dan NasDem. Pasangan dengan nomor urut 4 ini bertarung dengan tiga paslon lainnya pada Pilkada 2020 di Kabupaten Indramayu.

Berdasarkan real count pada laman resmi KPU, paslon Nina-Lucky unggul sementara dengan perolehan 36,8 suara. Data real count tersebut diperoleh dari 1.457 TPS dari 3.286 TPS di Kabupaten Indramayu (44,34 persen). Data KPU tersebut merupakan versi 10 Desember 2020 pukul 9:59.

Fadia A. Rafiq, Kabupaten Pekalongan

Nasib mujur juga dirasakan oleh pedangdut sekaligus putri A. Rafiq yaitu Fadia A. Rafiq yang maju dalam pencalonan Bupati Pekalongan. Fadia maju Pilkada di Kabupaten Pekalongan dengan menggandeng Ketua DPC PDIP Riswadi.

Pasangan yang diusung Golkar, PDIP, PAN, dan PKS ini melawan koalisi PKB-Gerindra-PPP yang mengajukan Wakil Bupati Pekalongan petahana Asep Kholbihi bersama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan Sumarwati.

Berdasarkan real count pada laman resmi KPU, paslon Fadia-Riswadi unggul sementara dengan perolehan 56,8 suara. Sementara itu, pesaingnya Asep-Sumarwati meraih 43,2 persen suara.

Data real count tersebut diperoleh dari 888 TPS dari 2.163 TPS di Kabupaten Pekalongan (41,05 persen). Data KPU tersebut merupakan versi 10 Desember 2020 pukul 10:02.

David Chalik, Kota Bukittinggi

Pesinetron David Chalik juga turut bersaing memperebutkan suara rakyat pada Pilkada 2020 di Kota Bukittinggi. David maju sebagai calon wakil wali kota Bukittinggi mendampingi calon wali kota Bukittinggi Irwandi yang sebelumnya merupakan Wakil Wali Kota Bukittinggi (2016-2021) lewat sokongan PAN, NasDem, dan PKB.

Paslon tersebut bersaing dengan dua paslon lainnya pada Pilkada di Kota Bukittinggi. Sayangnya, perolehan suara Irwandi-David saat ini masih berada di posisi paling buncit jika dibandingkan dua paslon lainnya.

Berdasarkan real count pada laman resmi KPU, paslon yang unggul di Pilkada Kota Bukittingi ialah Erman Safar-Marfendi dengan perolehan 45,3 persen. Kemudian, di posisi kedua ada paslon Muhamad Ramlan-Syahrizal dengan perolehan 40,3 persen suara.

Adapun, paslon Irwandi-David di posisi paling akhir dengan perolehan suara hanya 14,4 persen.

Data real count tersebut diperoleh dari 110 TPS dari 233 TPS di Kota Bukittinggi (47,21 persen). Data KPU tersebut merupakan versi 10 Desember 2020 pukul 10:03.

Adly Fairuz Kabupaten Karawang

Seperti halnya David Chalik, artis sekaligus pesinetron Adly Fairuz juga nampaknya masih belum berhasil menungguli dua pesaing lainnya pada Pilkada 2020 di Kabupaten Karawang.

Adly maju menjadi calon wakil bupati Karawang mendampingi Yesi Karya Lianti. Paslon tersebut diusung oleh PPP, PDIP, PBB, dan PAN. Meskipun demikian, Paslon Yesi-Adli ini kalah telak dari paslon Celicca Nurrachdiana-Aep Syaepuloh.

Berdasarkan real count pada laman resmi KPU, paslon yang unggul di Pilkada Kabupaten Karawang ialah Celicca-Aep dengan perolehan 58,5 persen suara. Kemudian, di posisi kedua ada paslon Ahmad Zamakhsyari-Yusni Rinzani dengan perolehan 29,3 persen suara.

Adapun, paslonYesi-Adli di posisi paling akhir dengan perolehan suara hanya 12,2 persen.

Data real count tersebut diperoleh dari 657 TPS dari 4.451 TPS di Kabupaten Karawang (14,76 persen). Data KPU tersebut merupakan versi 10 Desember 2020 pukul 10:02.

Firman Mutakin, Kota Cilegon

Aktor sekaligus pesinetron Firman Mutakin juga maju mencalonkan diri sebagai calon wakil wali kota Cilegon mendampingi Ali Mujahidin sebagai pasangan nomor urut 1.

Namun, paslon tersebut masih kalah suara dari dua pasangan lain berdasarkan penghitungan suara sementara KPU.

Berdasarkan hasil real count pada laman resmi KPU, Paslon Ali-Firman belum berhasil mengungguli perolehan suara pada Pilkada 2020 di Kota Cilegon.

Paslon tersebut hanya memperoleh 20,8 persen suara. Adapun, paslon yang unggul pada Pilkada di wilayah tersebut ialah Helldy Agustian-Sanuji dengan perolehan 34,7 persen suara.

Selanjutnya, di posisi kedua ditempati oleh paslon Ratu Ati-Sokhidin dengan perolehan 29,2 persen, dan di posisi terakhir terdapat paslon Iye Iman-Awab dengan perolehan hanya 15,4 persen suara.

Data real count itu diperoleh dari 350 TPS dari total 784 TPS di Kota Cilegon (44,64 persen). Data KPU tersebut merupakan versi 10 Desember 2020 pukul 10:28.

Iyeth Bustami Kabupaten Bengkalis

Terakhir, penyanyi dangdut dan melayu Iyeth Bustami juga maju menjadi calon wakil bupati Bengkalis mendampingi calon bupati Kaderismanto. Sayangnya, paslon tersebut sepertinya kurang beruntung dalam meraih dukungan suara pada Pilkada 2020 di Kabupaten Bengkalis.

Pasalnya, berdasarkan perhitungan sementara KPU dari 486 per 1.285 TPS (37,82 persen), pasangan nomor urut satu ini masih menduduki posisi paling buncit dibandingkan tiga paslon lain dengan perolehan 19,2 persen.

Lawan Iyeth yang tengah memimpin perolehan sementara merupakan istri Bupati nonaktif Bengkalis Amril Mukminin, Kasmarni, yang didampingi Bagus Santoso (KBS), dengan perolehan 31,4 persen suara. Data real count KPU itu merupakan versi 10 Desember 2020 pukul 09:37.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kpu Pilkada Serentak Pilkada 2020
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top