Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Inggris Waspada Flu Burung, 10.500 Unggas Dimusnahkan

Risiko flu burung dari burung liar semakin meningkat, maka Inggris semakin meningkatkan persyaratan biosekuritinya.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 04 Desember 2020  |  13:50 WIB
Flu burung semakin mengkhawatirkan pemerintah Inggris. - ilustrasi
Flu burung semakin mengkhawatirkan pemerintah Inggris. - ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Inggris tengah bersiap menghadapi flu burung pasca strain H5N8 ditemukan di sebuah peternakan kalkun di Inggris utara.

Di tengah gelombang kedua pandemi virus corona, Kepala Petugas Hewan Christine Middlemiss di Inggris melalui akun Twitter pribadinya memperingatkan warga Inggris terkait hal ini.

“Bersiaplah! Risiko flu burung dari burung liar semakin meningkat, jadi kami semakin meningkatkan persyaratan biosekuriti kami. Hati-hati dalam usahamu," tulisnya seperti dilansir dari Fox News, Jumat (4/12/2020).

Middlemiss Minggu kemarin dalam sebuah pernyataan mengatakan pemerintah mengonfirmasi adanya flu burung di North Yorkshire.

"Flu burung telah dikonfirmasi di sebuah peternakan penggemukan kalkun komersial dekat Northallerton, North Yorkshire," sebutnya.

Penanganan lantas segera dilakukan. Semua unggas yang jumlahnya 10.500 ekor di peternakan itu akan dimusnahkan secara manusiawi untuk membatasi penyebaran flu.

Kendati demikian pemerintah menyebut flu burung tidak menimbulkan risiko keamanan pangan namun mereka mengatakan saat ini risiko kesehatan masyarakat sangat rendah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

flu burung inggris Virus Corona
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top