Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Beda Sikap Rizieq Shihab & Said Aqil Soal Covid-19, Ini Kata Pengamat

Berbeda dengan pimpinan FPI Rizieq Shihab yang menolak menyampaikan hasil tes swab, pimpinan PBNU Said Aqil Siradj terbuka menyatakan bahwa dirinya positif Covid-19.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 30 November 2020  |  14:40 WIB
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab saat memberikan keterangan kepada wartawan usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta. - Antara\r\n
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab saat memberikan keterangan kepada wartawan usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta. - Antara\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Dua pemimpin ormas Islam memiliki sikap yang berbeda terkait Covid-19. Pengamat menyebutkan bahwa perbedaan itu memberi pengaruh pada umat.

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab diketahui menolak untuk mengungkapkan hasil tes usap atau swab test yang dilakukannya. Padahal, kepastian positif atau tidaknya seseorang itu penting untuk proses tracing atau penelurusan kontak.

Adapun, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj justru secara terbuka menyampaikan ke publik bahwa dirinya terkonfirmasi positif Covid-19.

Setelah dikonfirmasi, Said Aqil buka suara terkait virus yang menjangkitinya. Berbagai kalangan, termasuk pemerintah pun ikut memberi dukungan agar tokoh NU tersebut lekas pulih.

Direktur Eksekutif Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo menilai bahwa Ketua Umum PBNU lebih bijak dalam menghadapi kasus Covid-19 dibandingkan Imam Besar FPI Rizieq Shihah.

“Padahal penulusuran kontak dengan orang-orang yang pernah berinteraksi dengan orang yang terinfeksi virus Corona merupakan standar penanganan Covid-19 dalam rangka pencegahan virus Corona agar tidak menyebar secara luas. Sehingga melakukan contact tracing sangat penting,” kata Karyono kepada Bisnis, Senin (30/11/2020).

Lebih lanjut, pengamat politik itu mengharapkan agar Rizieq Shihab meniru Said Aqil yang mempersilakan dilakukan penelurusan kontak. Menurutnya, para pemimpin umat semestinya memikirkan keselamatan umatnya.

"Sikap menolak contact tracing, dampaknya bisa mencelakakan orang banyak. Sikap seperti ini tidak pantas menjadi panutan, apapun alasannya. Karena sikap seperti ini justru mengorbankan umat," ujarnya.

Sebelumnya, pentolan FPI Rizieq Shihab sempat dilarikan ke Rumah Sakit Ummi di kawasan Bogor, Jawa Barat. Setelah beberapa hari, dia memilih kembali ke kediamannya atas permintaan sendiri.

Adapun, Rizieq menolak mengungkapkan hasil pemeriksaan medis kepada publik dengan dalih kerahasiaan pasien. Namun, Menko Polhukam Mahfud MD menyebutkan bahwa hal itu dikecualikan pada kasus wabah penyakit menular seperti Covid-19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

habib rizieq said aqil siroj Covid-19 swab test
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top