Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

CEK FAKTA: Vaksin Covid-19 Berbasis mRNA Bisa Rusak DNA Manusia

Kemenkominfo memastikan bahwa informasi penggunaan vaksin Covid-19 berbasis mRNA bisa merusak DNA manusia adalah hoaks.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 23 November 2020  |  13:10 WIB
Vaksin Covid-19 buatan Pfizer. - Antara/Reuters
Vaksin Covid-19 buatan Pfizer. - Antara/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Di media sosial sempat beredar informasi yang menyatakan bahwa penggunaan vaksin Covid-19 bisa merusak DNA manusia.

Dalam sebuah cuitan di media sosial disebutkan bahwa vaksin Pfizer menggunakan teknologi mRNA yang belum pernah diuji atau disetujui sebelumnya dan hal tersebut dapat merusak DNA. Disebutkan juga bahwa 75 persen relawan uji coba vaksin pernah mengalami efek samping.

Menanggapi hal tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) memastikan bahwa informasi penggunaan vaksin Covid-19 berbasis mRNA bisa merusak DNA manusia adalah hoaks.

Disebutkan dalam penjelasan dari Institut Paul-Ehrlich, Institut Federal untuk Vaksin dan Biomedis tidak terdapat risiko integrasi mRNA ke dalam genom manusia.

Dalam diri manusia, genom terletak di inti sel dalam bentuk DNA. Integrasi RNA ke dalam DNA tidak dimungkinkan lantaran terdapat struktur kimia yang berbeda.

Disebutkan juga dalam, penjelasan dari Mark Lynas, dari Alliance for Science Cornell University, modifikasi genetik hanya bisa terjadi jika memasukkan DNA asing ke dalam inti sel manusia. Namun, vaksin sama sekali tidak melakukan itu.

Alhasil, disebutkan bahwa tidak ada vaksin yang bisa mengubah DNA manusia.

"Berdasarkan hasil temuan tersebut, klaim yang menyebutkan bahwa vaksin berbasi mRNA bisa merusak DNA manusia adalah tidak tepat," tulis kominfo seperti dikutip di laman resminya, Senin (23/11/2020).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dna kemenkominfo pfizer hoax Fact or Fake Vaksin Covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top