Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sekolah Dibuka Lagi, Mendagri Soroti Kesiapan Sistem Transportasi

Mendagri Tito Karnavian menanggapi langkah Mendikbud Nadiem Anwar Makarim yang mendorong kembali pembelajaran tatap muka melalui hak diskresi gubernur.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 20 November 2020  |  15:51 WIB
Mendagri Tito Karnavian - Antara/Boyke Ledy Watra
Mendagri Tito Karnavian - Antara/Boyke Ledy Watra

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengingatkan potensi penyebaran Covid-19 di antara siswa bakal bertambah seiring dengan pembukaan kembali kegiatan sekolah tatap muka di tengah pandemi Covid-19.

Hal itu diungkapkan Tito menanggapi langkah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim dalam mendorong pembukaan kembali pembelajaran tatap muka melalui hak diskresi gubernur.

“Penularan tidak hanya terjadi di dalam lingkungan pendidikan sekolah atau pesantren tetapi bisa terjadi di luar lingkungan. Kami baru saja mendapatkan data dari Jerman, dari Hamburg itu,” kata Tito melalui keterangan virtual pada Jumat (20/11/2020).

Berdasarkan data itu, Tito mengatakan, dari 472 sekolah yang ada di kota Hamburg 171 di antaranya terinfeksi Covid-19. Kemudian, 78 persen dari 372 siswa yang dinyatakan positif Covid-19 setelah ditelusuri terinfeksi di luar lingkungan sekolah.

“Artinya kita juga perlu melakukan langkah-langkah agar anak-anak kita dengan tatap muka mereka akan melakukan mobilitas dari rumah bergerak menuju sekolah. Ini artinya sistem transportasi kita di Dinas Perhubungan daerah masing-masing harus menyesuaikan protokol,” tuturnya.

Dorongan pembukaan sekolah tatap muka itu, menurut dia, bakal menyebabkan kenaikan jumlah penumpang transportasi publik yang didominasi oleh siswa.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim menegaskan pemberian izin pemberlakuan kembali kegiatan belajar dan mengajar secara tatap muka di tengah pandemi Covid-19 sepenuhnya diberikan kepada kepala daerah.

Amanat itu menyusul Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19.

Nadiem beralasan setiap Pemerintah Daerah lebih mengetahui tingkat risiko dan kondisi spesifik kesiapan sekolah dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka di tengah pandemi Covid-19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemendikbud kemendagri Tito Karnavian Nadiem Makarim Covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top