Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Atlet Olimpiade Tokyo Tak Wajib Suntik Vaksin Covid-19

Kendati begitu, dia menambahkan bahwa tindakan tersebut harus dilakukan sebagai bentuk demonstrasi solidaritas kepada Jepang.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 17 November 2020  |  23:54 WIB
Seorang anak berpose untuk foto dengan cincin Olimpiade di depan Museum Olimpiade Jepang di Tokyo, Jepang, Senin (17/2/2020)./Antara - Reuters
Seorang anak berpose untuk foto dengan cincin Olimpiade di depan Museum Olimpiade Jepang di Tokyo, Jepang, Senin (17/2/2020)./Antara - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach, pada hari Selasa (17/11/2020), menyampaikan bahwa komite tidak akan mewajibkan para atlet untuk mendapat vaksinasi Covid-19 sebelum ikut Olimpiade Tokyo.

Kendati demikian, dia menambahkan bahwa tindakan tersebut harus dilakukan sebagai bentuk demonstrasi solidaritas kepada Jepang.

Pada hari yang sama, Bach mengunjungi Perkampungan Atlet sebelum mengakhiri perjalanan dua harinya di Tokyo dengan mengunjungi National Stadium.

"Kami akan mendorong para atlet agar sebisa mungkin melakukan vaksinasi karena lebih baik untuk kesehatan mereka, dan juga sebagai bentuk solidaritas dengan sesama atlet dan juga masyarakat Jepang," kata pria berkebangsaan Jerman itu.

Perjalanan Bach, yang pertama ke Jepang sejak keputusan untuk menunda Olimpiade pada bulan Maret, mengalami kemajuan pesat dan dia telah berbicara tentang dampak besar vaksin terhadap kemampuan Tokyo menjadi tuan rumah Olimpiade tahun depan.

Lebih dari 11.000 atlet diharapkan datang ke Tokyo untuk olimpiade, yang akan dimulai pada 23 Juli, dengan ribuan lainnya datang untuk Paralimpiade yang digelar berikutnya.

Namun, ketika didesak apakah para atlet akan melompati antrean untuk mendapatkan vaksin potensial sebelum olimpiade, Bach bersikukuh bukan itu masalahnya.

"Kami menjelaskan sejak awal bahwa prioritas pertama adalah untuk perawat, dokter medis, dan semua orang yang menjaga masyarakat kami tetap hidup, meskipun ada krisis virus Corona," kata Bach kepada wartawan di National Stadium.

"Inilah orang-orang yang berhak menjadi pihak pertama yang divaksinasi," pungkasnya.

Penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 mengadakan pertemuan tinjauan proyek minggu ini dan berharap bisa memutuskan berbagai tindakan penanggulangan Covid-19, termasuk apakah penonton akan diizinkan menonton tahun depan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

olimpiade Vaksin Covid-19

Sumber : Antara

Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top