Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jampidsus Tambah 57 Personel, Ini Janji untuk Perkara Mengendap

Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksan Agung (Jampidsus Kejagung) menjanjikan seluruh perkara yang selama ini mengendap akan dituntaskan.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 15 November 2020  |  15:23 WIB
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung, Febrie Adriansyah. - istimewa
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung, Febrie Adriansyah. - istimewa
Bisnis.com, JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menjanjikan bakal menuntaskan seluruh tunggakan perkara usai mendapatkan 57 orang personel baru. 
 
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung, Febrie Adriansyah menjelaskan bahwa 57 orang personel ini rencananya bakal ditempatkan ke dalam dua pos utama yaitu bidang penyidikan dan penuntutan.
  
"Mungkin bakal lebih banyak ditempatkan di penyidikan ya, karena kerjaannya kan banyak tuh," tuturnya, Minggu (15/11/2020).
 
Tumpukan perkara di Jampidsus juga akan dibagi ke daerah. Langkah ini agar kasus segera dilimpahkan ke pengadilan untuk memastikan kedudukannya dalam hukum. 
 
"Perkara daerah yang masuk ke Kejagung, sudah kami limpahkan agar ditangani Kejaksaan daerah ya," katanya.
 
Menurut Febrie, sampai saat ini ada sebanyak 18 kasus korupsi yang ditargetkan selesai di tahun depan. Sebagian besar dari perkara tersebut juga sudah dilimpahkan ke masing-masing Kejati.
 
"Kami akui memang kami agak lambat, karena kan kami kekurangan penyidik ya. Memang perkara korupsi Jiwasraya ini menyedot banyak tenaga penyidik, apalagi pemberkasan 13 tersangka korporasi Manajer Investasi itu," ujarnya.
 
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kejagung jampidsus
Editor : Anggara Pernando
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top