Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ledakan di Jeddah, Raja Salman Tuding Iran Dukung Terorisme

Ledakan di Jeddah kemarin disinyalir berhubungan dengan pemuatan kartun Nabi Muhammad pada majalah satir Prancis Charlie Hebdo.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 12 November 2020  |  10:29 WIB
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz. - Antara
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz menyerukan komunitas internasional mengakui bahayanya peran Iran dalam mendukung terorisme, ekstremisme dan sektariansme.

Pernyataan itu dikeluarkan Raja Salman tidak lama setelah sebuah bom meledak di wilayah Jeddah, Arab Saudi pada Rabu (11/11/2020) waktu setempat.

Saat kejadian tersebut, sejumlah diplomat Eropa tengah menggelar upacara peringatan Perang Dunia I. Bom tersebut diduga berasal dari Kelompok Houthi Yaman.

Pasalnya, pada hari yang sama, Arab Saudi juga mengumumkan telah menghancurkan dua drone bermuatan bahan peledak yang dikendalikan kelompok tersebut. Houthi diketahui juga memiliki hubungan dengan Iran.

"Kerajaan menegaskan bahaya proyek regional oleh rezim Iran dan kami menolak campur tangannya dalam urusan internal dan dukungannya untuk terorisme, ekstremisme dan sektarianisme,” kata Raja Salman dikutip dari Al Arabiya, Kamis (12/11/2020).

Raja Salman secara terang-terangan mengutuk serangan lanjutan milisi Houthi yang didukung Iran. Pasalnya, serangan itu melanggar hukum internasional dengan meluncurkan drone dan roket yang diarahkan ke Arab Saudi.

Dia juga mendukung rakyat Yaman untuk merebut kembali kemerdekaan dan kedaulatan negara itu dari kelompok Houthi.

Di sisi lain, ledakan di Jeddah kemarin disinyalir berhubungan dengan pemuatan kartun Nabi Muhammad pada majalah satir Prancis Charlie Hebdo. Pada peringatan tersebut, perwakilan Prancis turut hadir di lokasi kejadian.

Presiden Macron juga sempat memberi komentar keras terhadap ledakan yang terjadi di Arab Saudi. Dia menyebut, beberapa konsulat menjadi sasaran serangan tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

iran arab saudi raja salman
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top