Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bom Meledak di Jeddah saat Peringatan Perang Dunia I

Beberapa jam setelah insiden itu, otoritas setempat mengatakan seorang warga negara Yunani dan seorang petugas keamanan Arab Saudi terluka.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 12 November 2020  |  09:37 WIB
Bom Meledak di Jeddah saat Peringatan Perang Dunia I
Ilustrasi bom - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Para pejabat mengatakan sedikitnya tiga orang terluka ketika bahan peledak menghantam upacara internasional untuk memperingati berakhirnya Perang Dunia I di sebuah pemakaman di Kota Jeddah, Arab Saudi.

Beberapa negara memiliki perwakilan pada acara itu, yang diadakan di pemakaman kalangan nonmuslim dan dihadiri oleh para diplomat asing.

Beberapa jam setelah insiden itu, otoritas setempat mengatakan seorang warga negara Yunani dan seorang petugas keamanan Arab Saudi terluka.

Mereka menggambarkan serangan itu sebagai tindakan "pengecut".

Pemerintah Inggris mengatakan seorang warga Inggris juga menderita luka ringan.

Pernyataan pejabat Arab Saudi yang disiarkan oleh kantor berita negara SPA mengatakan penyelidikan sedang dilakukan dan mengonfirmasi bahwa beberapa konsul hadir seperti dikutip Aljazeera.com, Kamis (12/11/2020).

Seorang pejabat Yunani, yang menolak disebutkan namanya, sebelumnya mengatakan ada "empat orang luka ringan, di antaranya satu orang Yunani", tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Sementara itu, televisi pemerintah Arab Saudi menyiarkan dari luar pemakaman dan mengakui bahwa telah terjadi serangan yang melibatkan alat peledak dan menekankan bahwa situasi keamanan sekarang "stabil".

Akan tetapi, belum ada klaim tanggung jawab langsung dan Belum jelas apa motif serangan itu.

"Serangan terhadap orang yang tidak bersalah memalukan dan sepenuhnya tanpa keadilan," menurut pernyataan itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

arab saudi jeddah
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top