Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Live

Hasil Pilpres AS 2020, Donald Trump atau Joe Biden Menuju Gedung Putih?

Bagaimana perkembangan Pilpres AS saat ini? Simak secara live di Bisnis.com!
Tim Bisnis Indonesia
Tim Bisnis Indonesia - Bisnis.com 05 November 2020  |  13:47 WIB
Joe Biden dan Donald Trump bersaing keras meraup suara terbanyak di Pilpres AS 2020. - Istimewa
Joe Biden dan Donald Trump bersaing keras meraup suara terbanyak di Pilpres AS 2020. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pemilihan presiden Amerika Serikat tengah berlangsung pada Selasa (3/11/2020), dan kini sejumlah negara bagian telah memulai proses perhitungan cepat.

Seperti diketahui, proses Pilpres di AS berbeda dengan Pilpres di negara lain, khususnya Indonesia. Di AS, para pemilih sebenarnya tidak langsung memilih presiden, namun mereka menentukan partai mana di negara bagian mereka yang dipilih untuk mengirimkan wakil sebagai Elecotral College.

Untuk memastikan kemenangan Pilpres AS, Donald Trump atau Joe Biden harus meraih minimal 270 Electoral College, atau suara elektoral, dari 538 yang diperebutkan di 50 negara bagian.

Setiap negara bagian diberi jumlah suara elektoral yang berbeda, berdasarkan berapa banyak perwakilan yang dimilikinya di DPR, ditambah dua senatornya. California, misalnya, memiliki suara elektoral terbanyak dengan 55. Kemudian Texas dengan 38 suara elektoral.

Kandidat yang memenangkan New York atau Florida dapat mengantongi 29 suara elektorat untuk melengkapi 270. Illinois dan Pennsylvania masing-masing memiliki 20 suara elektorat. Daftar 10 besar negara bagian dengan suara elektorat terbanyak berturut-turut berikutnya adalah Ohio dengan 18, Georgia dan Michigan dengan 16, dan Carolina Utara dengan 15.

Bagaimana perkembangan Pilpres AS saat ini? Simak secara live di Bisnis.com!

13:47 WIB

Hasil Resmi Perhitungan Suara di Nevada Dirilis Kamis

Pejabar pemerintahan Nevada tidak akan merilis hasil perhitungan tidak resmi apa pun, termasuk dari daerah perkotaan utamanya sampai kira-kira tengah hari atau setelah waktu New York pada hari Kamis.

Keputusan ini meninggalkan ketidakpastian terhadap kemenangan Joe Biden, meningat calon Presiden dari Partai demokrat tersebut hanya membutuhkan 6 suara untuk meraih 270 suara elektoral dan memenangkan Pilpres AS.

Sejauh ini, Biden memimpin negara bagian tersebut dengan kurang dari 8.000 suara dibandingkan Donald Trump. Surat suara yang belum dihitung tersisa mencakup semua surat suara langsung dan surat suara melalui pos yang diterima pada 3 November.

07:49 WIB

Tim Kampanye Biden Luncurkan Situs Transisi

Tim kampanye Biden meluncurkan situs transisi pemerintahan dengan slogan kampanye "Build Back Better": https://buildbackbetter.com/

Agen federal dan anggota staf kampanye telah merencanakan proses transisi calon, tetapi ada batasan tentang seberapa banyak yang dapat dilakukan tim Biden sekarang, di saat hasil dari Pilpres AS masih belum diputuskan.

03:25 WIB

Biden Unggul di Wisconsin, Trump Minta Perhitungan Ulang

Joe Biden mengamankan suara elektoral di Wisconsin. Dengan begitu, ia kini merah 248 suara elektoral.

Sementara itu, Manajer tim kampanye Donald Trump, Stepien, mengatakan Trump meminta penghitungan ulang di Wisconsin. di Pilpres AS, negara bagian mengizinkan penghitungan ulang dalam kasus-kasus di mana kandidat tempat kedua meraih suara dengan selisih tidak lebih dari 1 persen.

"Ada laporan ketidakberesan di negara bagian Wisconsin yang menimbulkan keraguan serius tentang validitas hasil," kata Stepien dalam sebuah pernyataan. Dia juga mengatakan pemungutan suara publik telah digunakan sebagai taktik tekanan terhadap pemilih.

Sementara itu, Administrator Komisi Pemilihan Wisconsin Meagan Wolfe mengatakan dia yakin bahwa setiap surat suara telah dihitung. Ia sebelumnya menolak untuk mengonfirmasi penghitungan tidak resmi yang menunjukkan Biden unggul 20.000 suara.

Penghitungan tidak resmi di Wisconsin oleh Associated Press menunjukkan Biden unggul dengan 1.630.396 suara melawan Trump yang meraih 1.609.879 suara.

"Presiden sudah berada di ambang batas untuk meminta penghitungan ulang dan kami akan segera melakukannya," kata Stepien.

Mantan Gubernur Wisconsin dari Partai Republik Scott Walker mengatakan margin 20.000 suara menciptakan rintangan tinggi bagi Trump untuk menyelesaikannya jika penghitungan saat ini berlaku.

“Dalam penghitungan ulang pada tahun 2016, ketika Trump memenangkan Wisconsin dengan 0,8 poin persentase, penghitungan ulang naik hanya 131,” kata Walker di Twitter.

03:13 WIB

Wisconsin Menyatakan Seluruh Surat Suara Telah Masuk

Administrator Komisi Pemilihan wilayah Wisconsin Meagan Wolfe mengatakan seluruh surat suara semua suara ada telah masuk di negara bagian yang menjadi medan pertempuran Pilpres AS tersebut

 “Jadi surat suara sudah kembali dari daerah setempat, mereka sudah menghitungnya, dan setiap surat suara yang tiba pada jam 8 malam kemarin dihitung di fasilitas penghitungan atau di tempat pemungutan suara," ungkap Wolfe, seperti dikutip Bloomberg.

Penghitungan tidak resmi di Wisconsin oleh Associated Press menunjukkan Biden unggul dengan 1.630.396 suara melawan Trump yang meraih 1.609.879 suara.

21:33 WIB

Wall Street Kompak Dibuka Menguat

Bursa AS dibuka menguat di tengah sentimen penghitungan suara Pilpres AS 2020 pada Rabu (4/11/2020).

Pada pukul 21.30 WIB, Bursa AS konpak dibuka menguat. Dow Jones naik 0,9 persen menuju 27.727,32, sedangkan Nasdaq Composite naik 2,61 persen ke level 11.451,43.

15:41 WIB

Biden Menang di Maine, Dapat Tiga dari Empat Suara Elektoral

Joe Biden mengalahkan Presiden Donald Trump di Maine dan memperoleh tiga dari empat suara elektoral College di negara bagian tersebut.

Maine dan Nebraska menjadi dua negara bagian yang tidak menerapkan sistem winner takes all, yang berarti pemenang mendapatkan seluruh suara elektoral.

Sebaliknya, kedua negara bagian tersebut membagi suara elektoral dengan suara populer dan distrik kongres. Pemenang di seluruh negara bagian Maine mendapat dua suara, sedangkan pemenang dari masing-masing dua distrik kongres mendapat satu suara.

14:34 WIB

Hasil Pilpres AS 2020: Trump Sesumbar Umumkan Kemenangan Besar Malam Nanti

Calon Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sesumbar akan mengumumkan berita kemenangan besar pada Rabu (4/11/2020) malam ini.

“I will be making a statement tonight. A big WIN!” cuitnya melalui akun Twitter @realDonaldTrump, Rabu (4/11/2020).

Berdasarkan pantauan Bisnis melalui Bloomberg, hingga pukul 13.15 WIB, sang petahana kini mengejar perolehan suara elektoral Joe Biden dengan 212 suara. Sementara itu, Biden memperoleh 223 suara elektoral.

Trump mendapat tambahan suara elektoral dari Texas dengan 38 suara dan Florida dengan 29 suara.

Hasil Pilpres AS 2020: Trump Sesumbar Umumkan Kemenangan Besar Malam Nanti

13:25 WIB

Kejar Biden, Trump Kini Kantongi 212 Suara Elektoral

Calon petahana Donald Trump kini mengejar perolehan suara elektoral Joe Biden dengan 212 suara hingga pukul 13.15 WIB, berdasarkan pantauan terakhir Bloomberg.

Sementara itu, Biden memperoleh 223 suaral elektoral.

Trump mendapat tambahan suara elektoral dari Texas dengan 38 suara dan Florida dengan 29 suara.

11:49 WIB

Pilpres AS 2020, Michelle Obama Ajak Pengikutnya Pilih Joe Biden

Mantan Ibu Negara, Michelle Obama, kembali menyerukan agar memilih calon presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden, dalam pemilihan umum Amerika Serikat (Pemilu AS), Selasa (3/11/2020).

Melalui akun Twitter-nya, Michelle mengunggah foto Biden saat sedang berbicara dengan seorang anak kulit hitam sambil berlutut.

"Saya kenal Joe. Dia menjalani hidupnya dengan nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang mencerminkan dan dapat dikenali oleh kebanyakan orang Amerika," kata Michelle seperti dikutip dari Aljazeera.

Pilpres AS 2020, Michelle Obama Ajak Pengikutnya Pilih Joe Biden

11:23 WIB

Jajak Pendapat Pilpres AS Mengarah pada Kemenangan Trump

Jajak pendapat Pemilu Presiden Amerika Serikat (AS) ditutup pada Selasa malam di bagian timur AS selagi Presiden dari Partai Republik Donald Trump dan penantangnya dari Partai Demokrat, Joe Biden menunggu perhitungan suara resmi, yang menentukan masa jabatan empat tahun di Gedung Putih.

Jajak pendapat ditutup pertama kali di negara bagian Indiana Midwestern, tempat Trump menang seperti yang diharapkan, dan di negara tetangga Kentucky, yang juga dimenangkan Trump.

Kedua kandidat masing-masingnya mengklaim kemenangan di negara bagian lain, namun penentuan hasil di negara bagian dan secara nasional masih jauh dari kata pasti.

Penghitungan suara di banyak negara bagian masih dalam tahap awal, sementara pemungutan suara masih berlanjut di seluruh zona waktu Barat di AS.

Jajak Pendapat Pilpres AS Mengarah pada Kemenangan Trump

11:15 WIB

Amankan California, Joe Biden Melesat dengan 209 Suara Elektoral

Joe Biden semakin jauh mengungguli Donald Trump dalam perolehan Electoral College dengan 209 suara hngga pukul 11.12 WIB. Sementara itu, Trump hingga saat ini meraih 118 suara elektoral.

Biden berhasil mengamankan suara di California yang memiliki jumlah suara elektoral terbesar, yaitu 55 suara.

Selain itu, Biden juga unggul di sejumlah negara bagian, seperti Washington, Oregon, Colorado, New Mexico, Illiois, New York, New Jersey, Delaware, Disctrict of Columbia, Virginia, Massachusetts, Connecticut, Rhode Island, News Hampshire, dan Vermont.

Sementara itu, Trump terlihat unggul di wilayah seperti Idaho, Utah, Wyoming, Oklahoma, Kansas, Missouri, Arkansas, Louisiana, North Dakota, South Dakota, Mississippi, Tennessee, Indiana, Kentucky, Alabama, West Virginia, dan South Carolina.

11:03 WIB

Joe Biden Unggul dengan 131 Suara Elektoral

Proses pemungutan suara Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) masih berlangsung hingga Selasa maam (3/11/2020) waktu AS atau Rabu pagi WIB.

Berdasarkan pantauan Bloomberg hingga pukul 10.40 WIB, sejauh ini Joe Biden masih unggul dengan 131 suara Electoral College. Sementara itu, Trurmp masih mendapatkan 108 suara.

Biden tercatat unggul di sejumlah negara bagian, seperti Colorado, New Mexico, Illiois, New York, New Jersey, Delaware, Disctrict of Columbia, Virginia, Massachusetts, Connecticut, Rhode Island, dan Vermont.

Sementara itu, Trump terlihat unggul di wilayah seperti Wyoming, Oklahoma, Kansas, Missouri, Arkansas, Louisiana, North Dakota, South Dakota, Mississippi, Tennessee, Indiana, Kentucky, Alabama, West Virginia, dan South Carolina.

Pilpres AS 2020 Terkini: Joe Biden Unggul dengan 131 Suara Elektoral

11:00 WIB

Joe Biden Unggul Atas Trump: Dolar Berkibar, Harga Emas Lesu

Harga emas mengalami koreksi akibat peningkatan dolar AS seiring dengan raihan suara elektorat Joe Biden yang unggul atas Donald Trump dalam Pilpres AS 2020.

Berdasarkan data Bloomberg pada perdagangan Rabu (4/11/2020) pukul 10.43 WIB, harga emas berjangka Comex untuk kontrak Desember 2020 terpantau turun 15,5 poin atau 0,81 persen ke level US$1.894,90 per troy ons.

Di sisi lain, harga emas di pasar spot terpantau melemah 10 poin atau 0,52 persen ke level US$1.899,17.

Sementara itu, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback atau mata uang dolar AS terhadap enam mata uang utama lainnya naik 0,51 persen ke level 94,028.

Pada pukul 10.50 WIB, Joe Biden memeroleh 131 suara elektorat dengan 41,24 juta pemilih. Adapun, Donald Trump meraih 108 suara elektorat dari 43,73 juta pemilih.

Joe Biden Unggul Atas Trump: Dolar Berkibar, Harga Emas Lesu

09:49 WIB

Raih 129 Electoral Votes, Joe Biden Ungguli Trump

Berdasarkan pantauan Foxnews hingga pukul 09.46 WIB, Joe Biden meraih electoral vote sebanyak 129 suara, sedangkan Donald Trump meraih 100 suara.

Berdasarkan popular vote atau jumlah suara pemilih, Trump meraih 50,3 persen sedangkan Joe Biden 48,3 persen.

09:08 WIB

Hakim Nevada Perpanjang Waktu Pemungutan Suara di Las Vegas

Hakim di Nevada mengabulkan permohonan tim kampanye Presiden Donald Trump dan Partai Republik Nevada, yang menuntut untuk memperpanjang jam pemungutan suara di beberapa bagian Clark County. Wilayah ini mencakup Las Vegas dan merupakan wilayah terpadat di negara bagian tersebut

Dilansir Bloomberg, Keputusan di Clark County akan memungkinkan pemungutan suara tetap buka satu jam setelah waktu penutupan resmi, atau hingga pukul 11 malam waktu setempat. Hal ini disebabkan oleh kendala teknis pada pagi hari yang menyebabkan pembukaan sejumlah tempat pemungutan suara tertunda. 

Keputusan itu diambil karena jumlah pemilih tidak sesuai dengan harapan yang ditetapkan oleh pemungutan suara awal di negara bagian itu, yang kemungkinan akan merugikan Partai Republik.

08:30 WIB

Beyonce dan Jennifer Aniston Serukan Pilih Joe Biden

Selebritas dunia seperti Jennifer Aniston, Beyonce, dan Courteney Cox ramai-ramai menyerukan agar warga Amerika Serikat memilih Joe Biden dan Kamala Harris. Mereka meminta masyarakat Amerika Serikat tidak golput dan memilih Biden dan Harris.

"Aku pilih @joebiden dan @kamalaharris. Aku sudah menyerahkan surat suaraku lebih awal," tulisnya di akun Instagramnya pada 24 Oktober 2020.

Ia mengunggah foto dirinya memasukkan surat suaranya ke dalam kotak suara.

Sementara itu, Beyonce mengajak seluruh pemirsa untuk menghancurkan sistem rasisme dan ketidakadian saat menerima Penghargaan Kemanusiaan dari 2020 BET Awads.

Seperti diketahui, isu rasisme masih kental di dunia. Terlebih di Amerika yang tengah gencar dengan gerakan Black Lives

08:42 WIB

Pukul 08.39 WIB: Joe Biden Unggul dengan 91 Electoral Vote

Berdasarkan pantauan terakhir di foxnews, Joe Biden memimpin perolehan Electoral College dengan 91 suara, sedangkan Trump meraih 73 suara.

07:16 WIB

Tanpa Masker, Melania Trump Nyoblos Pilpres AS dengan Fesyen Seharga Rp290 Juta

Melania Trump nyoblos Pilpres AS di Florida dengan mengenakan gaun Gucci, tapi tanpa memakai masker.

Dia memilih di lokasi yang berbeda dengan Trump, yang memberikan suara di pusat pemungutan suara di Palm Beach, Florida dekat Mar-a-Lago.

Berbicara kepada wartawan yang bertanya mengapa dia tidak memberikan suara dengan suaminya di Sunshine State minggu lalu, ibu negara menjelaskan, "Ini Hari Pemilihan jadi saya ingin datang ke sini untuk memberikan suara hari ini untuk pemilihan."

06:47 WIB

Lebih dari 100 Juta Orang, Jumlah Pemilih Awal Pecahkan Rekor

Jumlah pemilih awal yang memecahkan rekor lebih dari 100 juta orang, telah membuat negara itu menjadi perhatian dunia.  

Pemungutan suara pertama ditutup di beberapa negara bagian timur pada pukul 19.00 waktu setempat, tetapi pemenangnya baru akan diketahui pada malam hari. Atau bahkan mungkin berhari-hari baru diketahui karena banyaknya surat suara yang perlu dihitung melalui pos.

Joe Biden, mantan senator dari Delaware yang maju untuk ketiga kalinya untuk menjadi presiden, memulai Hari Pemilihan dengan kunjungan ke gereja tempat putranya, Beau Biden, dan istri serta putri pertamanya dimakamkan. Dia juga berkunjung ke rumah masa kecilnya di Scranton, Pennsylvania .

"Saya ingin mengembalikan kesopanan dan kehormatan dasar ke Gedung Putih," kata Biden yang mengenakan masker kepada pendukungnya melalui pengeras suara seperti dikutip ChannelNewsAsia.com, Rabu (4/11/2020).

Sedangkan Trump, 74, menolak hasil pemungutan suara awal dan mengatakan Amerika Serikat akan menjadi "negara sosialis" jika Biden menang.

Cek selengkapnya di sini.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pilpres AS Pilpres AS 2020
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top