Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hari Ini, Eks Menteri Kesehatan Siti Fadillah Bebas dari Penjara

Menteri Kesehatan Siti Fadilah secara resmi bebas setelah menjalani hukuman pidana penjara selama 4 tahun di Rutan Kelas I Pondok Bambu, Jakarta.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 31 Oktober 2020  |  12:10 WIB
Terdakwa kasus korupsi alat kesehatan Siti Fadilah Supari menyeka air mata dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (7/6). - Antara/Puspa Perwitasari
Terdakwa kasus korupsi alat kesehatan Siti Fadilah Supari menyeka air mata dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (7/6). - Antara/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA - Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadillah secara resmi bebas setelah menjalani hukuman pidana penjara selama 4 tahun di Rutan Kelas I Pondok Bambu, Jakarta.

Hal itu dikabarkan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, dalam keterangan resmi, Sabtu (31/10/2020).

"Telah dibebaskan hari ini, Sabtu 31 Oktober 2020, warga binaan a.n. Dr. Dr. Hj. Siti Fadillah Supari,Sp.Jp," demikian tertulis dalam keterangan tersebut.

Siti Fadilah, yang kini berusia 69 tahun, sebelumnya dijatuhi vonis pidana 4 tahun penjara oleh Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta dan dikenakan denda Rp200 juta dengan subsider 2 bulan kurungan dan pidana uang pengganti kerugian negara sebesar Rp1,9 miliar.

Majelis hakim meyakini Siti telah menerima duit senilai total Rp 1,9 miliar. Terdiri atas Rp 1,4 miliar melalui eks Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Kementerian Kesehatan, Rustam Syarifudin Pakaya, yang diperoleh dari Direktur Utama PT Graha Ismaya Masrizal Achmad Syarif.

"Dibebaskan karena telah selesai menjalani pidana pokok, pidana Denda dan Pidana tambahan uang pengganti telah dibayarkan ke negara."

Siti Fadillah telah diserahterimakan dari pihak Rutan Kelas I Pondok Bambu ke pihak kuasa hukum yakni Kholidin dan Tia putri. "[serah terima] berjalan lancar sesuai protokol kesehatan," demikian keterangan tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korupsi kementerian kesehatan siti fadilah supari
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top