Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bela Milenial, Fadli Zon: Ketiban Warisan Utang yang Menggunung

Fadli Zon menyatakan generasi milenial ketiban warisan utang yang menggunung dari rezim bingung.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 29 Oktober 2020  |  09:47 WIB
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon bergegas usai mengikuti rapat internal di kediaman Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta, Rabu (8/8/2018). - ANTARA/Dhemas Reviyanto
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon bergegas usai mengikuti rapat internal di kediaman Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta, Rabu (8/8/2018). - ANTARA/Dhemas Reviyanto

Bisnis.com, JAKARTA - Politikus Partai Gerindra Fadli Zon kembali menyindir pemerintah terkait masalah utang. Dia menyatakan bahwa generasi milenial ketiban warisan utang yang menggunung.

Hal itu disampaikan Fadli melalui akun media sosial twitter pribadinya @fadlizon, Kamis (29/10/2020).

"Generali milenial punya tugas sejarahnya sendiri. yang jelas sekarang ini ketiban wairan utang yang menggunung dari sebuah rezim yang bingung," cuit Fadli.

Sebelumnya, Fadli juga sempat menyoroti persoalan utang yang semakin meninggi dibandingkan dengan negara lain.

Pasalnya, Indonesia kini harus menanggung beban utang yang sangat berat dibanding negara yang berpendapatan menengah dan rendah. Hal ini disebabkan miskalkulasi, mismanajemen, serta kerja-kerja pembangunan tuna konsep.

“Mengutip laporan Bank Dunia, utang luar negeri Indonesia saat ini menempati urutan ke-6 tertinggi di antara negara-negara berpendapatan menengah dan rendah. Saat ini, utang luar negeri lebih dari US$402 miliar, jauh lebih besar dibandingkan utang Argentina, Afrika Selatan, ataupun Thailand,” ujarnya.

Fadli bahkan menyindir pemerintahan yang saat ini menjabat justru sedang melarikan sebagian persoalan menjadi beban bagi anak cucu, yakni warisan berupa utang yang menggunung.

Selain persoalan utang luar negeri, Fadli melanjutkan, tahun ini pemerintah juga telah menerbitkan Global Bond sebesar US$4,3 miliar dengan tenor 30 tahun. Artinya, utang tersebut akan jatuh tempo pada 2050.

Fadli bahkan menyindir pemerintahan yang saat ini menjabat justru sedang melarikan sebagian persoalan menjadi beban bagi anak cucu, yakni warisan berupa utang yang menggunung.

Sementara itu, pada kesempatan berbeda, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menantang generasi milenial menunjukkan sumbangsihnya bagi bangsa.

Megawati Soekarnoputri juga meminta agar Presiden Joko Widodo tidak memanjakan generasi milenial.

"Anak muda kita jangan dimanja, dibilang generasi kita adalah generasi milenial. Saya mau tanya hari ini apa sumbangsihnya generasi milenial yang sudah tahu teknologi, membuat kita sudah viral tanpa harus bertatap langsung?" kata Megawati dalam acara peresmian kantor PDIP secara daring, Jakarta, Rabu (28/10/2020) seperti diberitakan Antara.

Menurut Megawati generasi milenial hanya bisa berdemonstrasi, salah satunya demonstrasi menolak Undang-Undang (UU) Cipta Kerja beberapa hari lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

megawati utang Fadli Zon generasi milenial
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top