Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Habib Rizieq Pulang ke Indonesia, Polri Akan Langsung Tangkap?

Bareskrim Polri tengah menginventarisir sejumlah perkara tindak pidana yang melibatkan pendiri Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menjelang kepulangannya ke Indonesia dari Arab Saudi.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 27 Oktober 2020  |  20:21 WIB
Habib Rizieq Shihab saat meminta pihak berwenang segera menarik lembaran uang baru yang disebut memberi persepsi adanya logo palu arit. - Bisnis.com/Juli Etha
Habib Rizieq Shihab saat meminta pihak berwenang segera menarik lembaran uang baru yang disebut memberi persepsi adanya logo palu arit. - Bisnis.com/Juli Etha

Bisnis.com, JAKARTA - Bareskrim Polri menginventarisir sejumlah perkara tindak pidana yang melibatkan pendiri Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab menjelang kepulangannya ke Indonesia dari Arab Saudi.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol. Awi Setiyono mengemukakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Kapolda yang menangani perkara tindak pidana yang melibatkan Habib Rizieq.

Koordinasi dimaksudkan untuk mengetahui perkembangan perkara apakah sudah dihentikan atau masih dilanjutkan.

"Kami akan mengecek ke setiap Polda ya, sudah sejauh mana perkembangan perkaranya," tutur Awi, Selasa (27/10/2020).

Awi tidak mau berspekulasi apakah Habib Rizieq Shihab akan langsung ditangkap atau tidak terkait sejumlah perkara yang melibatkan dirinya.

"Nanti kita lihat dulu perkembangan semua kasus dia bagaimana, apakah langsung ditangkap atau tidak. Kita lihat nanti," katanya.

Selain itu, dia juga memastikan Polri tidak akan memberikan pengamanan terhadap Habib Rizieq ketika tiba di Indonesia.

"Kalau mau pulang, silakan saja pulang. Tidak ada pengamanan dari Polri nanti," ujar Awi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri bareskrim habib rizieq
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top