Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Simak, Ini Bedanya UTBK 2019 dengan 2020

Untuk 2021 nanti, masih belum pasti terkait tes yang akan dilakukan, tergantung kondisi Covid-19.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 14 Oktober 2020  |  15:14 WIB
Sejumlah peserta mengikuti pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020 di Universitas Udayana, Denpasar, Bali, Minggu (5/7/2020). Sebanyak 5.239 orang peserta mengikuti UTBK SBMPTN 2020 di Universitas Udayana yang dilaksanakan dengan menerapkan berbagai protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran pandemi COVID-19. ANTARA FOTO - Fikri Yusuf
Sejumlah peserta mengikuti pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020 di Universitas Udayana, Denpasar, Bali, Minggu (5/7/2020). Sebanyak 5.239 orang peserta mengikuti UTBK SBMPTN 2020 di Universitas Udayana yang dilaksanakan dengan menerapkan berbagai protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran pandemi COVID-19. ANTARA FOTO - Fikri Yusuf

Bisnis.com, JAKARTA – Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2020 berbeda dengan 2019, karena wabah Covid-19. Beberapa hal ini bisa jadi pertimbangan untuk persiapan UTBK tahun depan.

Dari sisi jadwal dan mekanisme memang tidak ada perbedaan yang signifikan antara UTBK 2020 dengan 2021. Hanya saja, rentang waktu pelaksanaan UTBK 2020 jadi lebih singkat.

Dibadingkan dengan 2019, pelaksanaan UTBK tahun 2020 hanya dilakukan satu kali dan tesnya digabung bersama Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), yang sebelumnya dilakukan secara terpisah.

Adapun, tahun 2020 setiap peserta juga hanya bisa mengikuti UTBK sebanyak satu kali. Sedangkan, pada tahun lalu peserta bisa mengikuti tes sampai dengan maksimal dua kali.

Sementara itu, dari sisi materi yang diujikan juga berbeda, karena waktu yang lebih singkat, UTBK SBMPTN 2020 hanya melakukan Tes Potensi Skolastik (TPS). Sedangkan pada 2019, UTBK juga melakukan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk kemampuan saintek atau soshum.

Kemudian, di pengumumannya, nilai UTBK 2019 diumumkan terlebih dahulu, yang kemudian bisa digunakan untuk mendaftar SBMPTN dengan memilih perguruan tinggi negeri (PTN) dan jurusan.

Sementara pada 2020, pemilihan PTN dan jurusan dilakukan saat melakukan pendaftaran di awal. Nilai UTBK tersebut otomatis menjadi nilai untuk SBMPTN dan diumumkan setelah pengumuman SBMPTN untuk bisa digunakan di seleksi masuk mandiri dan jalur lainnya.

“Untuk 2021 nanti, masih belum pasti terkait tes yang akan dilakukan, tergantung kondisi Covid-19. Dengan asumsi sudah ada vaksin, Covid-19 sudah mulai mereda, atau pemerintah sudah lebih siap dibandingkan tahun 2020, maka mestinya mekanisme kegiatannya nggak beda jauh dengan UTBK-SBMPTN 2019,” tulis akun instagram Halo Kampus, dikutip Bisnis Rabu (14/10/2020).

Adapun, dengan tes TPS lebih diutamakan pada UTBK 2020, para siswa SMA/SMK sederajat sekarang bisa fokus belajar materi TPS dulu supaya lebih siap dan tidak keteteran saat menjelang ujian.

Setelah itu, kalau sudah mulai menguasai TPS barulah mulai belajar TKA Saintek / Soshum untuk siap-siap seandainya sistemnya sama dengan UTBK 2019.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sbmptn UTBK
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top