Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa Tolak UU Cipta Kerja di Dekat Istana Ricuh

Aksi mulai ricuh sekitar pukul 14.15 WIB. Semula tak ada kericuhan apapun hingga pelajar maupun mahasiswa merengsek ke arah barrier polisi dan melempar batu ataupun botol.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 08 Oktober 2020  |  14:37 WIB
Ratusan mahasiswa Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kampus Tangerang melakukan unjuk rasa untuk menolak pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja di sekitar Patung Arjuna atau Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2020) - Bisnis - Rayful Mudassir.
Ratusan mahasiswa Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kampus Tangerang melakukan unjuk rasa untuk menolak pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja di sekitar Patung Arjuna atau Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2020) - Bisnis - Rayful Mudassir.

Bisnis.com, JAKARTA - Aksi unjuk rasa mahasiswa di Merdeka Barat berlangsung ricuh. Dari arah massa dua molotov dilempar ke arah polisi.

Aksi mulai ricuh sekitar pukul 14.15 WIB. Semula tak ada kericuhan apapun hingga pelajar maupun mahasiswa merengsek ke arah barrier polisi dan melempar batu ataupun botol.

Pada beberapa kesempatan dua molotov terlihat dilempar ke arah polisi. Polisi kemudian membalas dengan tembakan gas air mata.

Ratusan Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kampus Tangerang menyampaikan orasi di sekitar Patung Arjuna atau Patung Kuda Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2020).

Diberitakan sebelumnya, ratusan mahasiswa tiba di kawasan Merdeka Barat sekitar pukul 12.30 WIB. Mereka membawa beberapa umbul-umbul pesan protes.

"Pandemi makin parah, Omnibus Law mah sah," tulis salah satu pesan aksi.

Saat tiba di kawasan Patung Kuda, mahasiswa meneriakkan sejumlah yel-yel termasuk teriakan anti provokasi dan sumpah mahasiswa. Mereka berasal dari sekitar 6 kampus di Tangerang.

Sementara itu, sekitar 100 meter dari massa, ratusan personel TNI Polri berseragam lengkap bersiaga mengantisipasi kericuhan. Kendaraan taktis juga disiagakan.

Aparat juga memasang kawat besi di jalan Merdeka Barat atau tepat di depan Gedung Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Sedikitnya 3 Water Cannon, 3 Barracuda dan kendaraan taktis Brimob bersiaga dibalik kawat besi.

Unjuk rasa kali ini mengutarakan kekecewaan mahasiswa pascapengesahan RUU Cipta Kerja pada 5 Oktober 2020. Regulasi ini dinyalir akan merugikan kaum buruh atau pekerja.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

unjuk rasa Omnibus Law
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top