Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sidang Paripurna DPR Pengesahan Omnibus Law Dihadiri 318 Anggota

Wakil Ketua Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Achmad Baidowi mengatakan bahwa penyebaran Covid-19 jadi alasan sidang paripurna digelar hari ini.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 05 Oktober 2020  |  16:06 WIB
Gedung DPR di Senayan, Jakarta - Antara
Gedung DPR di Senayan, Jakarta - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menggelar sidang paripurna dengan sejumlah agenda, salah satunya adalah Pembicaraan Tingkat II atau pengambilan keputusan RUU Omnibus Law Cipta Kerja.

Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin bertindak sebagai pimpinan sidang Paripurna pada hari ini, Senin (5/10/2020). 

Azis menyebutkan bahwa forum rapat Paripurna hari ini dihadiri oleh 318 anggota dari 575 anggota DPR RI.

Sementara itu, diberitakan sebelumnya bahwa Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat mempercepat pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja.

Wakil Ketua Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Achmad Baidowi mengatakan bahwa penyebaran Covid-19 jadi alasan sidang paripurna digelar hari ini. 

“Tadi disepakati Bamus [Badan Musyawarah] karena laju Covid-19 di DPR terus bertambah maka penutupan masa sidang dipercepat,” katanya melalui pesan instan, Senin (5/10/2020).

Berdasarkan rencana awal, pengesahan Omnibus Law menjadi UU dilakukan pada Kamis (8/10/2020). Akan tetapi DPR dan pemerintah mempercepat. Baik proses pembahasan hingga legalitasnya. Menggunakan alasan pandemi, penutupan masa sidang dipercepat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sidang paripurna Omnibus Law cipta kerja
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top