Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Polri Kumpulkan Total Denda Rp1,6 Miliar dari Operasi Yustisi

Dalam pelaksanaan Operasi Yustisi Kapolri Idham Azis memastikan pihaknya menjalin sinergi dengan TNI, Satpol PP, dan instansi terkait lainnya.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 30 September 2020  |  14:02 WIB
Kapolri Jenderal Pol. Idham Azis - Antara/HO/Polri
Kapolri Jenderal Pol. Idham Azis - Antara/HO/Polri

Bisnis.com, JAKARTA - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) telah memberikan 25.484 denda administrasi dengan total nilai Rp1.610.994.425 kepada para pelanggar protokol kesehatan Covid-19 dalam operasi yustisi yang digelar sejak 14 September 2020.

"Seluruh jajaran Polri juga mendukung pelaksanaan Operasi Yustisi dengan sasaran pelanggar pelanggaran protokol kesehatan dengan hasil 1.341.027 teguran lisan, 296.898 teguran tertulis, dan 201.971 kerja sosial di fasilitas umum," ujar Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis dalam Rapat Kerja bersama Komisi III DPR RI, Rabu (30/9/2020).

Masih terkait pengamanan dan pengawalan protokol kesehatan Covid-19, Kapolri menyebutkan sebanyak 11.266 personel Polri diterjunkan di zona merah, 31.591 di zona oranye, dan 9.815 di zona kuning, serta 3.583 di zona hijau.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan para personel tersebut tersebar di tujuh titik yang didasarkan pada pemetaan risiko antara lain terminal, stasiun, bandara, pelabuhan, pasar, obyek wisata, dan tempat peribadahan.

Dalam pelaksanaannya, Polri memastikan menjalin sinergi dengan TNI, Satpol PP, dan instansi terkait lainnya.

Adapun Operasi Yustisi ini digelar untuk menindaklanjuti Instruksi Presiden dalam rangka peningkatan disiplin dan penegakkan hukum protokol kesehatan untuk memutus penularan Covid-19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri kapolri operasi yustisi Idham Azis covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top