Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Inikah Penyebab Menkes Terawan Dikritik dan Disorot?

Banyak program kerja yang sudah dan akan dilakukan menkes beserta jajarannya dalam penanganan Covid-19. Akan tetapi, hal tersebut tidak terpublikasi dengan baik.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 30 September 2020  |  13:57 WIB
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (tengah) mengikuti rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/2/2020). Rapat kerja tersebut membahas pencegahan dan penanganan virus korona di Indonesia serta upaya perlindungan kesehatan Warga Negara Indonesia yang berada di China dan negara lain. - Antara
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (tengah) mengikuti rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/2/2020). Rapat kerja tersebut membahas pencegahan dan penanganan virus korona di Indonesia serta upaya perlindungan kesehatan Warga Negara Indonesia yang berada di China dan negara lain. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IX DPR Emanuel Melkiades Laka Lena menyayangkan lemahnya tim komunikasi publik Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dan jajarannya dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Menurut Melki, hal itu menjadi penyebab kinerja menkes banyak disoroti dan dikritik masyarakat. Apalagi, angka korban pandemi Covid-19 tidak kunjung turun.

"Kami menemukan saat rapat kerja dengan Menteri Kesehatan beserta jajarannya bahwa komunikasi publik Kementerian Kesehatan lemah," kata Melki kepada wartawan, Rabu (30/9/2020).

Melki mengatakan, dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR, banyak program kerja yang sudah dan akan dilakukan menkes beserta jajarannya dalam penanganan Covid-19. Akan tetapi, hal tersebut tidak terpublikasi dengan baik.

"Sehingga kinerja menkes dan Kemenkes seolah-olah tertutup oleh kementerian atau lembaga lain yang mampu tampilkan kinerjanya dengan baik ke publik melalui media massa," ujarnya.

Berdasarkan hal tersebut, politisi Fraksi Partai Golkar itu meminta Menteri Kesehatan Terawan dan jajarannya mulai membenahi pola komunikasi publik.

Dengan demikian, publik dapat mengetahui apa saja yang telah dikerjakan Kemenkes.

Tidak hanya itu, dia meminta Menkes untuk mengoptimalkan kerja sama dengan TNI-Polri, BIN, BUMN dan BNPB dalam penanganan Covid-19.

"Sehingga mendorong optimisme dan kepercayaan publik dalam merespon apapun dinamika Covid-19 di seluruh penjuru Tanah Air," katanya.

Sebelumnya media asing sempat mengkritisi Terawan karena dianggap lalai sebagai salah searang yang paling bertanggung jawab atas penanganan wabah Covid-19.

Asiatimes.com melaporkan sang menteri sejak awal terlalu menganggap remeh kasus itu dan akhirnya terlambat bertindak setelah wabah itu terlanjur merebak secara luas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dpr dokter terawan covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top