Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Profil Paslon Pilkada Bandung: Artis, Eks-Kapten Persib, dan Pengusaha

Pilkada Kabupaten Bandung adalah satu dari 78 daerah yang memiliki tiga pasangan calon kepala daerah. Mereka akan dipilih serentak pada 9 Desember 2020 mendatang.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 27 September 2020  |  14:29 WIB
Prajurit TNI dan anggota kepolisian menjaga kotak suara - Antara/Muhammad Arif Pribadi
Prajurit TNI dan anggota kepolisian menjaga kotak suara - Antara/Muhammad Arif Pribadi

Bisnis.com, JAKARTA - Pentas Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Bandung diikuti oleh tiga pasangan calon. Beragam latar belakang dimiliki para calon mulai dari kalangan artis, pesepak bola hingga apoteker.

Pilkada Kabupaten Bandung adalah satu dari 78 daerah yang memiliki tiga pasangan calon kepala daerah. Mereka akan dipilih serentak pada 9 Desember 2020 mendatang.

Ketiganya telah mengantongi nomor urut sesuai undian. Paslon nomor urut 1 adalah Kurnia Agustina dan Usman Sayogi JB. Pasangan ini didukung Partai Golkar dan Gerindra

Kurnia adalah istri Bupati Kabupaten Bandung Dadang Naser yang menjabat selama dua periode.

Perempuan kelahiran Aceh 1973 ini menjabat sebagai Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sejak 2010. Dia akan mengakhiri jabatan tersebut pada 2021.

Kurnia sempat menerima sejumlah penghargaan mulai dari Satya Lencara Kebaktian Sosial dari Kemensos, Penghargaan Bakti Koperasi dan UMKM dari Menkop UMKM, hingga Tokoh Penggerak Olahraga dari Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Teh Nia -begitu sapaan Kurnia- akan didampingi seorang birokrat Usman Sayogi JB. Calon Wakil Bupati ini diketahui memiliki latar belakang sebagai seorang birokrat atau Aparatur Sipil Negara.

Sejak masa baktinya sebagai pegawai negeri, Usman Sayogi telah mengemban sejumlah jabatan di pemerintahan Kabupaten Bandung.

Dia sempat diberikan amanah memimpin sejumlah kecamatan di Kabupaten Bandung. Kemudian dia dipercaya sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) kabupaten itu.

Sebelum maju sebagai calon wakil kepala daerah, Usman telah menduduki jabatan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bandung.

Sementara itu, nomor urut 2 diisi oleh pasangan Yena Iskandar Masoem sebagai Calon Bupati dan Atep sebagai Calon Wakil Bupati. Mereka diusung oleh PDI Perjuangan serta Partai Amanat Nasional.

Yena Iskandar merupakan perempuan kelahiran Bandung 1973. Dia adalah putri pertama dari pengusaha Nanang Ma`soem. Saat ini Yena memimpin PT. Masoem Generasi Utama, mengelola apotek dan klinik di wilayah kabupaten Bandung.

Dia juga dikenal sebagai pegiat sosial seperti mengelola Women Centre, wadah untuk memfasilitasi kegiatan pemberdayaan para wanita yang tergabung di dalamnya.

Magister Manajemen Rumah Sakit ini juga mengemban amanah di sejumlah organisasi. Di antaranya Ketua Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) PC Kota Bandung (2018 - 2022), dan Sekretaris Jenderal Arus baru Indonesia (ARBI) DPD jawa Barat (2018 - sekarang).

Yena didampingi Atep, eks pemain Persib Bandung. Atep sempat memegang ban kapten Maung Bandung selama beberapa musim.

Selama di Persib Bandung, Atep dkk berhasil membawa timnya memenangi gelar juara Indonesia Super League (ISL) 2014 dan Piala Presiden pada 2015.

Semula Atep akan maju melalui jalur independen mendampingi mantan wakil manajer Persib, Mulyana. Belakangan Mulyana diketahui melamar ke Gerindra. akhirnya, Atep pun menerima pinangan Yena.

Guna mendapat dukungan partai, Atep kemudian melamar ke PAN dan mendapat rekomendasi sebagai calon wakil bupati mendampingi Yena Iskandar di Pilkada serentak 2020.

Di sisi lain nomor urut 3 diisi oleh pasangan Dadang Supriatna dan Sahrul Gunawan sebagai calon bupati dan wakil bupati. Pasangan terakhir ini diusung empat partai sekaligus yaitu PKB, NasDem, Demokrat dan PKS.

Untuk maju sebagai calon Bupati Bandung, Dadang harus melepaskan jabatan sebagai Anggota DPRD Bandung yang telah dijalaninya sejak 2019. Saat menjadi anggota dewan, Dadang didukung oleh Golkar.

Sementara itu, pada Pilkada 2020 Golkar lebih memilih mengusung Kurnia Agustina dan Usman Sayogi JB. Dadang juga harus rela melepas baju partai beringin itu.

Kendati begitu dia telah meniti karir politik cukup baik di Kabupaten Bandung dengan mnejadi anggota DPRK Kabupaten Bandung selama dua periode.

Dadang akan didampingi Sahrul Gunawan. Artis kelahiran Bogor 23 Mei 1976 ini dikenal sebagai pesohor di dunia hiburan. Selain itu, selama beberapa tahun terakhir, Sahrul membuka layanan haji dan umrah melalui PT. AFI Tour.

Di perusahaan tersebut Sahrul Gunawan menjadi direktur utama. Pada tingkat yang lebih luas, Sahrul juga tercatat sebagai Wakil Ketua Bidang Humas Ampphuri. Nama terakhir merupakan Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah RI.

Dari profil ketiga pasangan calon kepala daerah ini, siapa yang Anda pilih?

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kabupaten bandung Pilkada Serentak Pilkada 2020
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top