Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Selfie Tanpa Masker, PM Selandia Baru Minta Maaf

Dalam semua foto, PM Selandia Baru Ardern tampak bersama beberapa pekerja konstruksi di sebuah lokasi kerja, tidak satupun dari mereka yang mengenakan masker.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 22 September 2020  |  13:51 WIB
Perdana menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern. - guardian
Perdana menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern. - guardian

Bisnis.com, JAKARTA - Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern meminta maaf setelah berfoto dengan salah seorang pendukungnya tanpa menggunakan masker.

Ardern mengatakan dia membuat kesalahan setelah menghadapi kritik dari pemimpin partai politik saingannya atas foto itu. Ardern tampak bersama beberapa pekerja konstruksi di sebuah lokasi kerja, tidak satupun dari mereka yang mengenakan masker.

"Di foto itu, saya melakukan kesalahan. Ya, saya seharusnya bergerak lebih jauh ke depan dan saya seharusnya meminta mereka untuk menjauh juga," kata Ardern, dilansir The Hill, Selasa (22/9/2020).

Pemimpin Partai Nasional Judith Collins mengatakan terkejut melihat Ardern tak memakai masker dalam foto itu.

"Saya terkejut melihat perdana menteri jelas-jelas tidak menjauhkan diri secara sosial tanpa topeng beberapa hari yang lalu di Palmerston North dalam penguncian level 2," katanya.

Berita itu muncul ketika dua partai Selandia Baru akan berhadapan dalam pemilihan Oktober, yang ditunda sebulan karena pandemi virus Corona. Partai Ardern, Partai Buruh, memimpin Partai Nasional Collins di sebagian besar jajak pendapat pemilu mendatang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

selandia baru Virus Corona
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top