Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Menko Luhut: Daerah Harus Punya Pusat Karantina Pasien Covid-19

Fasilitas itu diminta Luhut untuk mengantisipasi lonjakan pertumbuhan kasus positif Covid-19 sampai target vaksinisasi rampung pada awal 2021.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 18 September 2020  |  19:33 WIB
Petugas medis memeriksa kesiapan alat di ruang ICU Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Presiden Joko Widodo yang telah melakukan peninjauan tempat ini memastikan bahwa rumah sakit darurat ini siap digunakan untuk karantina dan perawatan pasien Covid-19. Wisma Atlet ini memiliki kapasitas 24 ribu orang, sedangkan saat ini sudah disiapkan untuk tiga ribu pasien. - Antara
Petugas medis memeriksa kesiapan alat di ruang ICU Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Presiden Joko Widodo yang telah melakukan peninjauan tempat ini memastikan bahwa rumah sakit darurat ini siap digunakan untuk karantina dan perawatan pasien Covid-19. Wisma Atlet ini memiliki kapasitas 24 ribu orang, sedangkan saat ini sudah disiapkan untuk tiga ribu pasien. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA — Menko Maritim dan Investasi Luhut B. Pandjaitan meminta seluruh Pemerintah Daerah untuk menyiapkan pusat-pusat karantina dan isolasi pasien terinfeksi Covid-19 di wilayah masing-masing.

Langkah itu dimaksudkan Luhut untuk mengantisipasi lonjakan pertumbuhan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 harian sampai target vaksinisasi rampung pada awal 2021.

“Pemda dan Satgas juga saya minta untuk mengambil langkah yang memastikan adanya pusat-pusat karantina dan isolasi pasien Covid-19. Jadi, setiap daerah harus punya seperti DKI Jakarta sekarang sudah ada Wisma Atlet blok berapa begitu,” kata Luhut dalam konferensi pers virtual pada Jumat (18/9/2020).

Daerah lain, menurut dia, juga harus memiliki fasilitas karantina dan isolasi pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

“Seperti di Jawa Barat mereka sudah mulai membuat dan Sulawesi Selatan mereka sudah buat dan seterusnya,” ujarnya.

Presiden Joko Widodo menugaskan Wakil Ketua Komite Kebijakan Pengendalian Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Panjaitan dan Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo mengawal perkembangan kasus virus Corona di 8 provinsi di Indonesia.

Wilayah yang bakal dikawal secara khusus ini melaporkan penambahan kasus harian lebih besar dibandingkan dengan yang lain.

“Bapak Presiden meminta dua minggu ini dikoordinasikan, dikonsentrasi di 8 wilayah yang terdampak lebih besar kenaikannya dan menugaskan Wakil Ketua Komite Bapak Luhut Binsar Panjaitan dan Kepala Satgas Covid-19 untuk memonitor dan sekaligus melakukan evaluasi,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai rapat terbatas dengan Presiden secara virtual, Senin (14/9/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Luhut Pandjaitan covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top