Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dubes AS untuk China Mundur demi Bantu Kampanye Trump

Branstad memang bermaksud untuk menjabat hanya satu periode. Akan tetapi, beberapa pekan lalu, dia mengatakan akan tetap tinggal di Beijing hingga pemilu usai.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 15 September 2020  |  08:38 WIB
 Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk China, Terry Branstad mengundurkan diri menjelang pemilu setelah Presiden Donald Trump mendesak mantan Gubernur Iowa itu untuk kembali dan membantunya berkampanye di Pilpres AS 2020. - Istimewa
Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk China, Terry Branstad mengundurkan diri menjelang pemilu setelah Presiden Donald Trump mendesak mantan Gubernur Iowa itu untuk kembali dan membantunya berkampanye di Pilpres AS 2020. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk China, Terry Branstad mengundurkan diri menjelang pemilu setelah Presiden Donald Trump mendesak mantan Gubernur Iowa itu untuk kembali dan membantunya berkampanye, menurut berbagai sumber seperti dikutip CNN.com, Selasa (15/9/2020).

Menurut sejumlah pejabat, Branstad memang bermaksud untuk menjabat hanya satu periode. Akan tetapi, beberapa  pekan lalu, dia mengatakan akan tetap tinggal di Beijing hingga pemilu usai.

Sikap itu berubah setelah Trump meminta Branstad untuk kembali ke AS dan berkampanye untuknya setelah lebih dari tiga tahun di Beijing. Oleh karena itu, dia mengakhiri tugasnya lebih awal karena diminta Presiden, kata seorang sumber yang mengetahui permintaan itu.

Berita itu muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan China di beberapa bidang.

Pemerintah China mengumumkan pada Jumat bahwa mereka akan memberlakukan pembatasan yang tidak ditentukan kepada diplomat dan personel senior AS di China.

Hal itu dilakukan setelah Washington memberlakukan tindakan serupa dengan membidik korps diplomatik Beijing pada 3 September.

Branstad telah berteman dengan Presiden China Xi Jinping sejak 1980-an, meskipun perannya sebagai duta besar menjadi semakin berat dalam beberapa bulan terakhir karena hubungan AS-China memburuk di tengah pandemi virus corona.

Branstad akhirnya tidak pernah bisa memanfaatkan hubungan pribadi untuk menguntungkan hubungan bilateral. Adapun kandidat pengganti Branstad adalah putranya, Eric Branstad.

"Eric Branstad luar biasa dan Anda tahu, ayah Eric pulang dari China karena dia ingin berkampanye," kata Trump melalui telepon, yang di-tweet Ernst dalam sebuah video pada Sabtu (12/9/2020).

Sumber yang mengetahui langkah tersebut mengatakan Trump ingin dia kembali ke AS untuk membantu kampanye di Iowa. Branstad telah memberi tahu Presiden Trump dalam beberapa bulan terakhir ketika mereka membahas kepergiannya bahwa dia ingin tetap dalam perannya melakukan  pembelian hasil pertanian yang terjadi selama musim panas.

Tim Kampanye Trump percaya bahwa Branstad dapat berdampak pada pemilih di Iowa, Wisconsin, Missouri dan bahkan Minnesota, menurut dua sumber.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china Donald Trump Pilpres as 2020
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top