Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wow, Arkeolog Temukan Tulang Manusia di Gereja Abad Pertengahan

Arkeolog menemukan 64 tulang rangka manusia, secara bertahap di Gereja St Nicholas di Gdansk, Polandia utara.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 08 September 2020  |  18:08 WIB
Arkeolog menemukan tulang manusia di gereja Polandia Utara. - Express
Arkeolog menemukan tulang manusia di gereja Polandia Utara. - Express

Bisnis.com, JAKARTA - Arkeolog di Polandia menemukan tumpukan tulang belulang manusia saat melakukan konservasi pada sebuah gereja abad pertengahan di kota Gdansk.

Mereka mencatat setidaknya ada 64 rangka tulang, termasuk pria, wanita, dan anak-anak, dalam berbagai bentuk dan ukuran.

Tulang-tulang itu secara bertahap ditemukan mulai 2018 hingga 2020 selama pekerjaan konservasi di Gereja St Nicholas di Gdansk, Polandia utara.

Gereja abad ke-12 itu merupakan salah satu gereja tertua di kota yang ditutup pada Oktober 2018 karena kerusakan struktural dan ancaman runtuh.

Pada tahun yang sama, para konservator menemukan tumpukan tulang pertama ketika mengerjakan dinding bagian barat dan selatan gereja. Hanya dua tahun kemudian, lebih banyak lagi sisa-sisa manusia yang ditemukan.

"Kami menemukan sebagian besar tulang tangan, elemen tulang belakang, tulang lengan bawah, dan banyak lagi," ujar Arkeolog Dr Aleksandra Pudlo seperti dilansir dari Express UK, Selasa (8/9/2020).

Dia menjelaskan tulang tersebut kemungkinan besar milik pria, wanita, dan anak-anak berusia 20 hingga 70 tahun. Di antara mereka termasuk wanita yang tengah dalam hamil besar karena ditemukan 6 rangka tulang bekas janin yang ada di area perut.

tulang-tulang manusia di geraja polandia

Setelah menganalisis sekitar 2.600 tulang, Dr Pudlo menemukan bahwa para arkeolog telah menemukan sisa-sisa 64 orang yang berbeda. Namun, para ahli tidak dapat menentukan tanggal kapan mereka dikubur di bawah lantai gereja tersebut.

Kendati demikian, para ahli menyebut artefak yang ditemukan di samping sisa-sisa tulang itu menunjukkan bahwa mereka dikuburkan pada periode modern awal, tepat setelah akhir Abad Pertengahan.

"Berdasarkan tulang-tulang ini kami dapat memperkirakan ketinggian penduduk Gdansk. Pada Abad Pertengahan, wanita berukuran sekitar 160 cm dan pria lebih tinggi 10 cm," imbuh Pudlo.

Sementara itu dia menjelaskan pada abad-abad berikutnya, kota mulai mulai terlalu padat, sering terjadi epidemi, sehingga kondisi kehidupan lebih buruk dan oleh karena itu, ukuran tubuh pria dan wanita sedikit lebih kecil.

Dari ciri-ciri antropologis juga menunjukkan asal-usul penduduk Gdansk sebelumnya. Orang-orang yang dimakamkan pada Abad Pertengahan di Gereja St Nicholas sebagian besar berasal dari negeri-negeri sekitarnya, juga dari Kujawy, Polandia Besar, dan bahkan Polandia tengah.

"Masuknya sedikit orang dari Skandinavia juga terlihat," sebut Pudlo.

Setelah upaya renovasi besar-besaran selesai, gereja dibuka kembali untuk umum bulan lalu. Pada Sabtu, 5 September, sebuah upacara diadakan untuk mengubur beberapa sisa-sisa penggalian. Sebuah peti kayu kecil berisi tulang dan tiga tengkorak dibawa ke ruang bawah tanah gereja.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gereja tulang
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top