Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Besok Gelar Kasus Pinangki-Djoko Tjandra, Kejagung Gandeng KPK dan Bareskrim

Perkara menerima janji atau hadiah yang melibatkan Djoko Tjandra, Pinangki Sirna Malasari dan Andi Irfan Jaya sebagai tersangka itu beririsan dengan perkara yang tengah ditangani Barreskrim Polri.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 07 September 2020  |  20:50 WIB
Tersangka kasus suap pengurusan pengajuan fatwa bebas Mahkamah Agung (MA) untuk membebaskan Djoko Tjandra, Pinangki Sirna Malasari berjalan usai menjalani pemeriksaan di gedung Bundar, Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (2/9/2020). - Antara
Tersangka kasus suap pengurusan pengajuan fatwa bebas Mahkamah Agung (MA) untuk membebaskan Djoko Tjandra, Pinangki Sirna Malasari berjalan usai menjalani pemeriksaan di gedung Bundar, Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (2/9/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Kejaksaan Agung menggandeng KPK, Komisi Kejaksaan, dan Bareskrim Polri untuk melakukan gelar perkara tindak pidana menerima hadiah atau janji.

Gelar perkaran diagendakan berlangsung besok,  Selasa (8/9/2020) di Gedung Bundar Kejagung.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung Febrie Adriansyah menyebutkan hal tersebut dilakukan sebagai wujud transparansi Kejaksaan Agung dalam menangani kasus tindak pidana menerima janji atau hadiah.

"Jadi ini kebijakan dari Pak JAMPidsus ya, agar mengundang teman-teman eksternal," tutur Febrie, Senin (7/9/2020).

Menurut Febrie perkara menerima janji atau hadiah yang melibatkan Djoko Tjandra, Pinangki Sirna Malasari dan Andi Irfan Jaya sebagai tersangka itu beririsan dengan perkara yang tengah ditangani Barreskrim Polri.

"Seperti dari Bareskrim kita undang, karena kan kepentingannya ada juga berkas Djoko Tjandra ya yang tipikor, kita juga kenakan Djoko Tjandra di kasus tipikor," katanya.

Febrie menjelaskan alasan pihaknya mengajak KPK dalam ekspose besok agar bisa melihat langsung fakta dan temuan tim penyidik.

"Jadi kalau mau supervisi ya silakan saja, tidak masalah," ujar Febrie.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kasus Djoko Tjandra Jaksa Pinangki
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top