Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mitigasi Covid-19, Markas Hingga Rutan KPK Disemprot Disinfektan

Kebijakan ini diambil sebagai langkah mitigasi dan preventif terhadap penularan Covid-19 ke lebih banyak pegawai KPK.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 29 Agustus 2020  |  12:20 WIB
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia di Jakarta. - Bisnis/Samdysara Saragih
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia di Jakarta. - Bisnis/Samdysara Saragih

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Biro Umum kembali melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh ruangan perkantorannya, Sabtu (29/8/2020).

Kegiatan ini diikuti dengan fogging diseluruh areal gedung KPK. Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan kegiatan ini dilakukan sejak jam 08.00 WIB sampai selesai.

"Areal gedung yang dilakukan penyeprotan dan fogging di antaranya seluruh ruangan di Gedung Merah Putih dan Gedung Aclc Kav. C1, Rutan Merah putih, Rutan Kav C1 dan Pomdam Jaya Guntu," kata Ali lewat keterangannya, Sabtu (29/8/2020).

Ali mengatakan penyemprotan disinfektan dan fogging juga dilakukan terhadap seluruh mobil operasional KPK. "KPK akan terus berupaya mengantisipas penyebaran virus Covid-19 di lingkungan KPK," kata Ali.

Selain itu, dalam kurun beberapa hari ke depan, lembaga antirasuah akan melakukan tes swab terhadap para pegawai KPK.

Seperti diketahui, lembaga antirasuah memberlakukan Work From Home (WFH) alias bekerja dari rumah sejak 31 Agustus hingga 2 September 2020. Kebijakan ini diambil sebagai langkah mitigasi dan preventif terhadap penularan Covid-19 ke lebih banyak pegawai setelah lebih dari 20 orang dinyatakan positif usai dites swab beberapa hari lalu.

"Ada pegawai di bagian-bagian tertentu karena sifat pekerjaannya tetap harus bekerja di kantor dengan pengaturan sistem kerja shift dan protokol kesehatan yang ketat," kata Ali ketika dikonfirmasi, Jumat (28/8/2020).

Selama masa WFH, KPK akan melakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh area gedung baik gedung Merah Putih, ACLC, dan Rutan cabang KPK baik yang di Gedung merah putih, Kavling C1 maupun Pomdam Jaya Guntur.

Pada 3 September 2020, KPK mulai menerapkan sistem bekerja di kantor (work from office/WFO). Namun, kehadiran fisik di kantor hanya 50 persen, sedangkan sisanya masih bekerja dari rumah.

Untuk pegawai yang bekerja dari kantor, maka jam kerjanya adalah 8 jam yang terbagi dalam dua shift. Untuk shift pertama hari Senin - Kamis mulai bekerja pukul 08.00 dan 17.00 WIB, sedangkan shift kedua mulai 12.00 hingga 20.00 WIB.

Pada hari Jumat, shift pertama mulai bekerja pukul 08.00 sampai 17.30 WIB, sedangkan shift kedua mulai 11.00 hingga 20.30 WIB.

Adapun, hingga saat ini berdasarkan pemeriksaan swab terakhir, didapatkan hasil 23 pegawai KPK baik pegawai tetap maupun outsourcing dan 1 orang tahanan yang dinyatakan positif Covid -19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK Virus Corona covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top