Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Selain Kim Jong-un, Inilah Orang Terkuat Kedua di Korea Utara

Kim Yojong kemungkinan sekarang menjadi Ketua Dewan Pembina Partai Buruh (OGD) yang berkuasa di Korea Utara.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 26 Agustus 2020  |  07:42 WIB
Kim Yo-jong, adik kandung Kim Jong-un didampingi pengawal - istimewa
Kim Yo-jong, adik kandung Kim Jong-un didampingi pengawal - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Kim Yo-jong, adik perempuan pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un, secara efektif mulai memimpin lembaga politik terpenting di negara, menurut Kementerian Pertahanan Korea Selatan.

Posisi itu akan lebih memperkuat statusnya sebagai tokoh terkuat kedua di negara tertutup tersebut.

Berbicara kepada anggota parlemen di Majelis Nasional pada Selasa (25/8/2020), Menteri Pertahanan Korsel Jeong Kyeong-doo mengatakan Kim Yojong kemungkinan sekarang menjadi Ketua Dewan Pembina Partai Buruh (OGD) yang berkuasa di Korea Utara.

Dia akan menangani soal indoktrinasi ideologi dan propaganda.

Para ahli mengatakan OGD juga bertanggung jawab untuk memantau sekitar tiga juta anggota Partai Buruh untuk memastikan mereka cukup setia kepada Kim Jong-un dan menghormati ajaran rezim Korea Utara.

Kim Yojong telah bertahun-tahun menjadi asisten dan orang kepercayaan saudara laki-lakinya. Dia sebelumnya menjabat sebagai salah satu pejabat top politbiro Korea Utara atau badan senior partai yang berkuasa.

Pemerintah Korea Utara dan Partai Buruh yang berkuasa sering tidak mengumumkan perubahan kepemimpinan secara terbuka. Para  ahli dan analis sebelumnya berspekulasi bahwa Kim Yo-jong mungkin telah ditugaskan sebaggai Ketua Dewan Pembina Partai Buruh awal tahun ini, berdasarkan portofolio tanggung jawabnya yang meningkat.

Jeong mengatakan Kim sekarang tampaknya juga memiliki peran penting dalam membentuk kebijakan terhadap Korea Selatan dan Amerika Serikat seperti dikutip CNN.com, Rabu (26/8/2020).

Komentar Jeong muncul sejalan dengan penilaian pekan lalu oleh Badan Intelijen Nasional (NIS) Korea Selatan bahwa Kim Jong-un telah memutuskan untuk mendelegasikan lebih banyak kekuasaannya kepada pejabat senior di sekitarnya, termasuk Kim Yo-jong, untuk meringankan beban kerjanya.

Pembicaraan tentang meningkatnya peran Kim Yo-jong dalam politik Korea Utara sebelumnya telah memicu spekulasi tentang kesehatan kakaknya. Kim Jong-un secara historis memiliki jadwal yang melelahkan yang dipenuhi dengan penampilan publik, tetapi dia menghilang beberapa kali dari mata publik awal tahun ini, terkadang selama berminggu-minggu.

Dia juga dikabarkan memiliki gaya hidup yang sangat tidak sehat.

Korea Utara adalah negara yang terkenal tertuutup  tanpa kebebasan pers. Akibatnya, ketidakhadiran yang tidak biasa di sebagian besar dunia dapat terjadi di Pyongyang tanpa penjelasan resmi.

Faktanya, penilaian resmi Korea Selatan mengenai jabatan baru Kim Yo-jong datang di tengah laporan bahwa dia absen selama beberapa pertemuan penting pemerintah dan partai musim panas ini.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Korea Utara korea selatan kim jong un
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top