Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hari ini, Ridwan Kamil Disuntik Vaksin Sinovac di Puskemas Garuda

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sekaligus sebagai Ketua Gugus Tugas Covid-19 Jabar hari ini Selasa (25/8/2020) akan menjalani tes vaksin Covid-19 dan akan disuntik Vaksin Sinovac di Puskesmas Garuda Kota Bandung.
Sutarno
Sutarno - Bisnis.com 25 Agustus 2020  |  07:55 WIB
Pukesmas Garuda di Jl. Dadali No.81 Kota Bandung menjadi salah satu dari empat Puskemas Kota Bandung yang menjadi  lokasi uji coba penyutikan Vaksin Covid - 19 dari Sinovac yang diproduksi PT Bio Farma. Tiga Puskmas lainnya adalah Sukapakir, Ciumbuleuti, Dago. Foto: Google Maps
Pukesmas Garuda di Jl. Dadali No.81 Kota Bandung menjadi salah satu dari empat Puskemas Kota Bandung yang menjadi lokasi uji coba penyutikan Vaksin Covid - 19 dari Sinovac yang diproduksi PT Bio Farma. Tiga Puskmas lainnya adalah Sukapakir, Ciumbuleuti, Dago. Foto: Google Maps

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sekaligus sebagai Ketua Gugus Tugas Covid-19 Jabar hari ini Selasa (25/8/2020) akan menjalani tes vaksin Covid-19 dan akan disuntik Vaksin Sinovac di Puskesmas Garuda Kota Bandung.

Puskemas Garuda di Kota Bandung menjadi salah satu pusat uji coba vaksin Covid-19 buatan Sinova yang akan diproduksi secara massal oleh PT Bio farma.

Menurut jadwal, Ridwan Kamil akan disuntik Vaksin Covid-19 buatan Sinovac itu pagi hari ini bersama sejumlah relawan lainnya.

"Doakan lancar, agar ikhtiar ilmiah mengakhiri pandemi ini Insya Allah ada hasil yang baik dan final. Kita semua, seperti Hayati, sudah lelah dengan covid ini. Jika lancar, maka Januari 2021 vaksin untuk masyarakat umum sudah bisa diproduksi di @biofarmaid Bandung," tutur Ridwan Kamil melalui akun Instagramnya @ridwankamil, Senin malam (24/8/2020).

Di Bandung, uji coba Vaksin Sinovac dilakukan di enam lokasi, yaitu RS Pendidikan Universitas Padjajaran, Kampus Unpad Dipati Ukur, dan empat Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) di Kota Bandung.

Empat Puskesmas itu adalah Puskesmas Sukapakir, Puskesmas Garuda, Puskesmas Ciumbuleuti, dan Puskesmas Dago.

Postingan Istagram @ridwankamil soal uji coba vaksin Sinovac itu mendapat komentar dukungan dari para netizen, namun tidak sedikit yang merasa geli dengan postingan itu, karena dilampiri dua video tentara yang menangis saat disuntik, namun bukan disuntik Vaksin Sinovac.

Akun @ridwankamil mengambil dua video itu dari Tik Tok. Simak videonya berikut ini.

View this post on Instagram

TES VAKSIN COVID-19. Warga Jawa Barat dan Indonesia tercinta, Besok sebagai pribadi, saya akan menjalani rangkaian proses sebagai relawan tes vaksin covid-19 di Puskesmas Garuda bersama masyarakat lainnya yang menjadi relawan. Doakan lancar, agar ikhtiar ilmiah mengakhiri pandemi ini Insya Allah ada hasil yang baik dan final. Kita semua, seperti Hayati, sudah lelah dengan covid ini. Jika lancar, maka Januari 2021 vaksin untuk masyarakat umum sudah bisa diproduksi di @biofarmaid Bandung. Sebagai Gubernur dan Ketua Gugus Tugas Covid-19 di Jawa Barat, menjadi relawan ini penting dilalui. Mengambil resiko adalah bagian penting dalam nilai kepemimpinan. Agar jika tes ini berhasil ataupun tidak, saya bisa bertestimoni secara langsung untuk anda semua. Dan memupus potensi hoaks maupun provokasi. Dalam situasi perang melawan musuh tidak terlihat ini, semua dari kita harus ikut bela negara. Dengan harta, dengan ilmu dan dengan kesukarelawan. Pemimpin dan masyarakat harus satu rombongan dalam kebersamaan. Karena kekompakan dan kebersamaan adalah kunci kemenangan. Bismillah. Video: berbagai sumber

A post shared by Ridwan Kamil (@ridwankamil) on

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ridwan kamil bio farma Virus Corona covid-19 Sinovac
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top