Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

AS Umumkan Pembatasan Usaha untuk Huawei, 38 Perusahaan Afiliasi Masuk Daftar Hitam

Kini, semua perusahaan di seluruh dunia yang berafiliasi dengan Huawei yang menggunakan perangkat keras dan lunak buatan AS, akan tunduk pada lisensi Departemen Perdagangan.
Logo Huawei Technologies Co. di pusat layanan di Brussels, Belgia, Selasa (4/2/2020). Bloomberg/Geert Vanden Wijngaert
Logo Huawei Technologies Co. di pusat layanan di Brussels, Belgia, Selasa (4/2/2020). Bloomberg/Geert Vanden Wijngaert

Bisnis.com, JAKARTA - Departemen Perdagangan Amerika Serikat (AS) mengumumkan pembatasan lebih lanjut bagi Huawei Technologies Co. dengan tujuan memotong akses perusahaan China itu ke pasokan chip komersial.

Langkah terbaru ini mencerminkan ketegangan yang semakin memuncak antara dua negara. Perubahan tersebut menambahkan 38 afiliasi Huawei di 21 negara ke dalam daftar hitam ekonomi karena AS.

Kini, semua perusahaan di seluruh dunia yang berafiliasi dengan Huawei yang menggunakan perangkat keras dan lunak buatan AS, akan tunduk pada lisensi Departemen Perdagangan.

"Kami tidak ingin peralatan mereka di Amerika Serikat karena mereka memata-matai kami," kata Trump dalam sebuah wawancara, dilansir Bloomberg, Selasa (18/8/2020).

Langkah tersebut adalah balas dendam terbaru dalam meningkatnya ketegangan antara Washington dan Beijing atas segala hal mulai dari asal-usul pandemi Covid-19 hingga cengkeraman China yang semakin ketat atas Hong Kong.

Terlepas dari keputusan AS, Sekretaris Perdagangan Wilbur Ross mengatakan bahwa pembicaraan dengan China terus berlanjut di berbagai tingkatan. Pembatasan tersebut kemungkinan akan semakin menghantam stasiun pangkalan 5G Huawei dan bisnis ponsel cerdas karena kedua bisnis itu sangat bergantung pada chip asing.

Langkah itu kemungkinan juga akan semakin merusak ambisi China untuk memainkan peran kunci dalam peluncuran global teknologi 5G. Sementara itu, stok chip Huawei yang dirancang sendiri untuk peralatan telekomunikasi akan habis pada awal 2021.

Nokia Oyj dan Ericsson AB mendapatkan keuntungan dari pembatasan AS dan para sekutu terhadap. Sedangkan saingan produsen smartphone domestik termasuk Xiaomi, Oppo, dan Vivo kemungkinan besar akan mendapatkan pangsa yang lebih besar dari pasar China.

Ross mengatakan tindakan itu ditujukan untuk menutup celah yang dieksplorasi perusahaan setelah sanksi AS sebelumnya. Menteri Luar Negeri Michael Pompeo memuji langkah tersebut sebagai pukulan langsung terhadap Partai Komunis China.

Sedangkan Huawei telah lama menolak tuduhan bahwa teknologinya dapat digunakan untuk memata-matai negara atau perusahaan asing.

Sementara itu, pembatasan juga berarti perusahaan chip besar Asia dan Eropa seperti MediaTek Inc., Samsung Electronics Co., NXP Semiconductors NV, dan STMicroelectronics NV mungkin memerlukan lisensi untuk melanjutkan pengiriman ke Huawei.

Ada beberapa perusahaan semikonduktor di dunia, termasuk yang berada di China, yang tidak bergantung pada perangkat lunak dari Synopsys Inc. yang berbasis di AS. dan Cadence Design Systems Inc. untuk membuat cetak biru chip.

Sementara itu, banyak perusahaan yang telah membuat chip fisik, termasuk Semiconductor Manufacturing International Corp. milik China, menggunakan peralatan dari Applied Materials Inc. yang berbasis di AS dan Lam Reserach Corp.

Di antara pelanggan Synopsys dan Cadence, MediaTek Taiwan telah menjadi penyedia chip utama bagi Huawei setelah Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. mengatakan tidak akan lagi mengirimkan chip ke perusahaan China tersebut setelah 15 September mendatang.

Langkah itu menyusul aturan kontrol ekspor AS yang ditambahkan pada Mei, yang melarang perusahaan membuat chip berdasarkan desain Huawei menggunakan perangkat AS.

John Neuffer, Presiden dan Kepala Eksekutif Asosiasi Industri Semikonduktor AS, mengatakan aturan itu akan membawa gangguan yang signifikan ke sektor tersebut.

"Kami terkejut dan prihatin dengan perubahan tiba-tiba pemerintah dari dukungan sebelumnya terhadap pendekatan yang lebih sempit yang dimaksudkan untuk mencapai tujuan keamanan nasional yang dinyatakan sambil membatasi kerugian pada perusahaan AS," kata Neuffer dalam sebuah pernyataan.

Dia menegaskan pandangannya bahwa penjualan produk komersial nonsensitif ke China mendorong penelitian dan inovasi semikonduktor di AS yang sangat penting bagi kekuatan ekonomi dan keamanan nasional.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Hadijah Alaydrus
Editor : Reni Lestari
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper