Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Vietnam Laporkan 21 Kasus Baru Virus Corona

Vietnam kini kembali menghadapi masalah yakni temuan kasus virus Corona (Covid-19) dan mencatatkan tambahan 2 kematian baru.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 16 Agustus 2020  |  02:34 WIB
Pemandangan jalur layang kereta api di kota Hanoi, Vietnam -  Bloomberg/Maika Elan
Pemandangan jalur layang kereta api di kota Hanoi, Vietnam - Bloomberg/Maika Elan

Bisnis.com, HANOI - Kementerian Kesehatan Vietnam melaporkan 21 infeksi baru virus corona (Covid-19) dan dua korban meninggal pada Sabtu (16/8/2020).

Total infeksiCovid-19 di negara Asia Tenggara itu mencapai 950 kasus, sedangkan total kematian sebanyak 23. Lebih dari 470 kasus terkait dengan Kota Da Nang, di mana wabah baru mulai terdeteksi akhir Juli lalu.

Kementerian menyebutkan 115.858 orang sedang dalam karantina, termasuk 4.182 di rumah sakit, 25.952 di pusat karantina dan sisanya di rumah.

Dalam pemberitaan Bisnis sebelumnya, pada akhir Juli 2020, Vietnam kembali waspada Covid-19 (virus corona) setelah pejabat medis di pusat kota Danang mendeteksi ada kasus baru positif virus Corona baru pada Sabtu, 25 Juli 2020.

Dilansir dari Channel News Asia, Kementerian Kesehatan Vietnam mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa seorang lelaki berusia 57 tahun dari Danang, sebuah tempat wisata populer, telah dites positif terkena virus tersebut, mendorong isolasi 50 orang yang memiliki kontak dengannya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vietnam hanoi Virus Corona covid-19

Sumber : Antara

Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top