Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

16.000 Lebih Lulusan SMA Bersaing Jadi Kadet Pilot Angkatan Laut China

Lebih dari 16.000 siswa secara aktif berpartisipasi dalam tes masuk dan banyak di antara mereka yang memiliki bakat dan berpotensi menerbangkan pesawat berbasis kapal induk, demikian diumumkan laman resmi milter China, Rabu (12/8/2020).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 12 Agustus 2020  |  09:17 WIB
Pesawat angkut Yun-20 milik PLA mengirimkan tim medis ke Wuhan, China, pada 17 Februari 2020, untuk membantu mengatasi wabah Covid-19. - Antara\n\n
Pesawat angkut Yun-20 milik PLA mengirimkan tim medis ke Wuhan, China, pada 17 Februari 2020, untuk membantu mengatasi wabah Covid-19. - Antara\\n\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Lebih dari 16.000 lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) di China mengikuti rekrutmen pilot pesawat milik Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLA).

Lebih dari 16.000 siswa secara aktif berpartisipasi dalam tes masuk dan banyak di antara mereka yang memiliki bakat dan berpotensi menerbangkan pesawat berbasis kapal induk, demikian diumumkan laman resmi milter China, Rabu (12/8/2020).

Ada tiga hal menarik dalam rekrutmen kadet pilot AL China pada tahun ini.

Pertama, jumlah calon pilot yang mendaftar melebihi dari jumlah yang telah diperkirakan.

Kedua, nilai ujian masuk perguruan tinggi para lulusan SMA yang melamar posisi sebagai pilot tersebut melampaui nilai batas atas pendaftaran gelombang pertama di sejumlah universitas.

Di China, nilai ujian nasional SMA menjadi standar baku masuk perguruan tinggi.

Ketiga, sepertiga dari pelamar berasal dari Sekolah Penerbangan Remaja yang berafiliasi dengan AL PLA.

Direktur Kantor Rekrutmen Pilot AL PLA Chu Hanqiang menyebutkan bahwa 49 persen dari pelamar akan dididik menjadi pilot pesawat berbasis kapal induk.

Jumlah itu sesuai dengan kebutuhan bidang pengembangan karier pilot AL PLA, demikian Chu.

Para pelamar yang lolos menjadi kadet berasal dari 22 provinsi di China sehingga mewakili daerah geografis berbeda.

Sesuai transformasi AL PLA, permintaan personel penerbangan berbasis kapal induk meningkat berlipat ganda dalam beberapa tahun terakhir.

Untuk menghasilkan pilot terbaik, rekrutmen tahun ini menetapkan standar identifikasi kesehatan yang sama sekali baru, meliputi penyaringan topografi kornea, sensitivitas penglihatan pada objek yang kontras, serta fungsi keseimbangan tubuh dan tulang belakang.

Standar nilai tes kejiwaan juga dinaikkan dari standar nilai yang diberlakukan pada tahun lalu sehingga para kadet pilot berbasis kapal induk itu terpilih berdasarkan nilai ujian akhir SMA dan hasil tes psikologi.

Para kandidat yang lolos seleksi selanjutnya akan menerima berbagai program pelatihan profesional di berbagai lembaga pendidikan militer dan perguruan tinggi sipil.


 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china pilot

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top