Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KPK Panggil 6 Saksi Kasus Nurhadi

Keterangan para saksi diperlukan untuk melengkapi berkas perkara eks-Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 06 Agustus 2020  |  13:07 WIB
Eks-Sekjen MA Nurhadi saat berada di Gedung KPK - Antara
Eks-Sekjen MA Nurhadi saat berada di Gedung KPK - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi mengagendakan pemeriksaan terhadap 6 orang saksi dalam kasus suap dan gratifikasi terkait perkara di Mahkamah Agung tahun 2011-2016.

Mereka akan diperiksa guna melengkapi berkas perkara eks-Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi.

Para saksi itu adalah, 3 orang PNS bernama Krosbin Lumban Gaol, Salwan Firdaus, dan Achmad Soberi.

Tiga lainnya adalah 1 pegawai BUMN bernama Maskan Prabowo, serta dua pihak swasta bernama Didi Sanadi dan Iwan Setiawan.

"Diperiksa untuk tersangka NHD (eks-Sekretaris MA Nurhadi)," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Kamis (6/8/2020).

Adapun, Nurhadi dan Rezky Herbiyono bersama Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hiendra Soenjoto (HSO) pada 16 Desember 2019 telah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap dan gratifikasi terkait dengan perkara di Mahkamah Agung (MA) pada 2011-2016.

Ketiganya kemudian dimasukkan dalam status DPO sejak Februari 2020. Untuk tersangka Hiendra saat ini masih menjadi buronan.

Nurhadi dan Rezky ditetapkan sebagai tersangka penerima suap dan gratifikasi senilai Rp46 miliar terkait dengan pengurusan sejumlah perkara di MA, sedangkan Hiendra ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap.

Adapun, penerimaan suap tersebut terkait dengan pengurusan perkara perdata PT MIT vs PT KBN (Persero) kurang lebih sebesar Rp14 miliar, perkara perdata sengketa saham di PT MIT kurang lebih sebesar Rp33,1 miliar, dan gratifikasi terkait dengan perkara di pengadilan kurang lebih Rp12,9 miliar sehingga akumulasi yang diduga diterima kurang lebih sebesar Rp46 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK Nurhadi
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top