Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bayer: Pandemi Covid-19 Tekan Permintaan Obat-obatan

Unit konsumsi kesehatan di Bayer diuntungkan pada awal tahun ini dari kecenderungan masyarakat menyimpan obat-obatan over-the-counter (OTC). Sayangnya, efek tersebut memudar pada kuartal II/2020 sehingga menekan penjualan dan pendapatan.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 04 Agustus 2020  |  14:30 WIB
logo Bayer AG - Bloomberg
logo Bayer AG - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Produsen farmasi dan bahan kimia, Bayer AG, mengungkapkan pandemi Covid-19 telah melemahkan permintaan untuk beberapa obat-obatan di kuartal kedua sehingga memengaruhi prospek penjualan dan pendapatan tahun ini.

Laba inti per saham perusahaan diperkirakan hanya mencapai 6,70 euro dan 6,90 euro tahun ini.

Dikutip dari Bloomberg, perusahaan juga melihat pelambatan di segmen operasi dan prosedur medis ikut mencederai divisi farmasi Bayer. Kendati demikian, perusahaan meyakini adanya perbaikan dalam beberapa bulan ke depan karena sistem medis di seluruh dunia tengah menangani pasien virus Corona sementara mengatasi persoalan rutin.

Unit konsumsi kesehatan diuntungkan pada awal tahun ini dari kecenderungan masyarakat menyimpan obat-obatan over-the-counter (OTC).

Sayangnya, efek tersebut memudar pada kuartal II/2020 sehingga menekan penjualan dan pendapatan. Sementara itu, bisnis crop science mendapatkan angin segar saat pandemi. Penjualan bibit dan bahan kimia semakin kencang.

Saham Bayer turun sekitar 20 persen tahun ini sedangkan Indeks Farmasi 500 Eropa Bloomberg telah turun hampir 3 persen. Sejak Bayer mengumumkan penawaran litigasi pada akhir Juni, saham telah menurun lebih jauh.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

obat Virus Corona bayer

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top