Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jumlah Tenaga Kerja Kena PHK di Singapura Melambung

Kementerian Tenaga Kerja Singapura mencatat 6.700 pemutusan hubungan kerja (PHK) pada kuartal II/2020, dua kali lipat dari 3.220 yang terlihat pada kuartal I/2020.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 29 Juli 2020  |  11:09 WIB
Warga mengenakan masker sebagai bentuk pencegahan atas virus corona, di area Chinatown di Singapura, Senin (10/2/2020). - Bloomberg/Seong Joon Cho
Warga mengenakan masker sebagai bentuk pencegahan atas virus corona, di area Chinatown di Singapura, Senin (10/2/2020). - Bloomberg/Seong Joon Cho

Bisnis.com, JAKARTA - Singapura pada hari Rabu (29/7/2020) melaporkan tingkat pengurangan karyawan triwulanan tertinggi sejak krisis keuangan global 2009.

Sejumlah analis mengatakan angka tersebut dapat memburuk karena subsidi pemerintah yang bertujuan membantu perusahaan mengatasi pandemi virus Covid-19 akan segera berakhir.

Kementerian Tenaga Kerja Singapura mencatat 6.700 pemutusan hubungan kerja (PHK) pada kuartal II/2020, dua kali lipat dari 3.220 yang terlihat pada kuartal I/2020. Angka kuartal kedua tersebut melampaui 5.510 PHK yang dilaporkan selama epidemi Sars pada kuartal kedua tahun 2003, tetapi lebih rendah dari angka 12.760 pada kuartal kedua tahun 2009.

Tingkat pengangguran juga naik ke level tertinggi dalam satu dekade sebesar 2,9 persen, dari 2,4 persen pada Maret. Dikutip dari South China Morning Post, Kementerian Tenaga Kerja mencatat bahwa angka ini sedikit di bawah angka pengangguran 3,3 persen yang terlihat pada 2009, dan rekor 4,8 persen saat epidemi Sars.

Sektor manufaktur, jasa, dan konstruksi negara kota itu menyaksikan kontraksi lapangan kerja yang lebih tajam dan pengurangan jumlah pekerja. Ini menunjuk dampak dari melemahnya ekonomi global dan bagaimana beberapa negara mengalami gelombang kedua infeksi virus Corona.

Kementerian mencatat bahwa kondisi sektor terkait dengan perjalanan tetap menantang dan langkah-langkah pembatasan sosial juga membuat pemulihan akan berjalan moderat.

"Oleh karena itu, penurunan di pasar tenaga kerja kemungkinan akan bertahan dengan berlanjutnya pelemahan dalam perekrutan dan tekanan pada perusahaan untuk melakukan PHK," ungkap paparan Kementerian Tenaga Kerja.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tenaga kerja singapura phk
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top