Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemendagri Gelar Lomba Inovasi Daerah untuk Adaptasi New Normal, Trenggalek Raih 4 Penghargaan

Dari lomba tersebut, ada 84 kabupaten/kota yang berhasil memenangkan lomba inovasi daerah untuk adaptasi kebiasaan baru. Dari lomba tersebut, satu daerah dapat 4 penghargaan, yaitu Trenggalek.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 14 Juli 2020  |  12:25 WIB
Kemendagri Gelar Lomba Inovasi Daerah untuk Adaptasi New Normal, Trenggalek Raih 4 Penghargaan
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin (tengah) menyampaikan keterangan mengenai pembatasan wilayah di kabupaten tersebut di Gedung Smart Center, Trenggalek, Jawa Timur, Minggu (29/3/2020). - ANTARA\\n
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) baru-baru ini melangsungkan lomba inovasi daerah terkait dengan adaptasi kebiasaan baru dengan dana Rp168 miliar, yang sempat jadi buah bibir di masyarakat. Hal ini dinilai menjadi keringanan bagi daerah yang terdampak Covid-19, termasuk dari sisi perekonomian.

Dari lomba tersebut, ada 84 kabupaten/kota yang berhasil memenangkan lomba inovasi daerah untuk adaptasi kebiasaan baru. Dari lomba tersebut, satu daerah dapat 4 penghargaan, yaitu Trenggalek.

Plt Dirjen Bina Adminstrasi Kewilayahan Mendagri Safrizal mengatakan, loba tersebut merupakan inovasi prakondisi untuk menghadapi keadaan new normal

“Dengan kondisi ini, perlu ada inovasi untuk menghadapi dan hidup di tengah pandemi dengan tatanan baru. Perlu gerakan masif, terstruktur, tersosialiasi baik. Oleh karena itu, kita minta Pemda untuk melakukan lomba inovasi. Caranya melibatkan seluruh pemda untuk memikirkan bersama dengan pemerintah nasional untuk mensosialisasikan hidup bersama dengan Covid-19,” jelasnya, Selasa (14/7/2020).

Menurutnya, perlu langkah baru dan inovasi. Pasalnya, dengan langkah biasa, pemerintah daerah akan bekerja lamban.

Adapun, dari dana yang dikeluarkan merupakan dana insentif milik negara. Dana tersebut, jelas Safrizal, sudah ada dari periode-periode sebelumnya, hanya saha di masa pandemi dibuat kategori baru, yaitu inovasi dalam prakondisi hidup dengan pandemi.

“Anggaran ini sduah ada di Kemenkeu, tinggal disisihkan sedikit. Kalau dilihat secara keseluruhan kelihatannya besar Rp168 miliar, tapi kalau dibagi untuk 20-30 daerah ya kecil juga dan digunakan untuk pemda. Harapan kami digunakan untuk menolong masyarakat,” ungkap Safrizal

Bupati Trenggalek Moch Nur Arifin mengatakan, dengan memenangkan cukup banyak kategori, dana dari pemerintah cukup membantu perekonomian daerah untuk kembali bangkit.

“Dari menang empat kategori itu kami dapat Rp10 miliar. Ini membantu, melihat banyak daerah yang lagi kering [dana] dan harus realokasi dan refokusing. Sektor yang menang ini di sektor pelayanan terpadu satu pintu, hotel, restoran, dan pariwisata,” ungkap pria yang akrab disapa Cak Ipin.

Dia menuturkan, PHRI juga turut serta berkontribusi, karena ancamannya kalau ini tidak ikut melakukan inovasi, bisnis mereka akan lesu sampai waktu yag tak bisa ditentukan. Sedangkan, dengan menegakkan protokol kesehatan, justru bisa jadi keuntungan dari Covid-19.

“Kalau direkognisi secara nasional, hotel, restoran, pasar kita aman, orang akan memilih untuk datang yang sebelumnya tidak jadi destinasi. Sekarang ini jadi kebiasaan di seluruh negara, menghindari pergi ke kota besar dan memilih pergi ke daerah rural yang adaptasi new normal-nya baik. Lomba ini buat mempercepat adaptasi new normal,” kata dia.

Cak Ipin menjelaskan, dana dari pemerintah digunakan untuk memberikan insentif kepada masyarakat seperti mengadakan fasilitas untuk kelengkapan protokol kesehatan di pasar daerah atau pasar desa.

“Dengan dana ini kami terinspirasi bikin lomba serupa di desa-desa untuk pasar desa, agar ini jadi movement,” imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemendagri trenggalek
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top