Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kasus Covid-19 Terbanyak No.6 di Dunia, Chile Tambah Stimulus

Pemerintah Chile mengumumkan langkah-langkah stimulus ekonomi baru untuk kelas menengah yang pendapatannya telah terdampak krisis kesehatan akibat pandemi Covid-19.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 06 Juli 2020  |  11:06 WIB
Jalan protokol di ibukota Chile, Santiogo lengang seiring dengan kebijakan karantina yang diterapkan pemerintah. Perekonomian Chile terkontraksi paling dalam sejak 2009 dan diperkirakan akan membuurk seiring dengan penurunan permintaan komoditas tembaga, angggur, dan salmon, tiga komoditas ekspor utama Chile. - Bloomberg.
Jalan protokol di ibukota Chile, Santiogo lengang seiring dengan kebijakan karantina yang diterapkan pemerintah. Perekonomian Chile terkontraksi paling dalam sejak 2009 dan diperkirakan akan membuurk seiring dengan penurunan permintaan komoditas tembaga, angggur, dan salmon, tiga komoditas ekspor utama Chile. - Bloomberg.

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah Chile mengumumkan langkah-langkah stimulus ekonomi baru untuk kelas menengah yang pendapatannya telah terdampak krisis kesehatan akibat pandemi Covid-19.

Langkah-langkah yang dimaksud mencakup pinjaman berbunga rendah senilai 2,6 juta peso (US$3.240), penundaan pembayaran hipotek hingga enam bulan, subsidi sewa, dan perpanjangan pinjaman siswa untuk mereka yang sebelumnya tidak memenuhi syarat.

Tingkat pengangguran di Chile telah melonjak menjadi lebih dari 11 persen dan sekitar 650.000 orang memiliki kontrak kerja yang ditangguhkan karena dampak lockdown yang ditujukan untuk membendung infeksi virus corona. Indikator ekonomi mengalami kontraksi lebih dari 15 persen y-o-y pada Mei.

Sejauh ini, pemerintah Chile telah mengumumkan langkah-langkah stimulus yang setara dengan sekitar 7,9 persen dari produk domestik bruto (PDB), sudah termasuk jaminan negara untuk pinjaman perusahaan dan pendapatan darurat untuk warga miskin di Chile.

Langkah-langkah baru untuk kelas menengah tersebut berarti akan memobilisasi dana senilai sekitar US$1,5 miliar, dimana sekitar US$800 juta di antaranya akan menyerupai pinjaman lunak, seperti dilansir Bloomberg, Senin (6/7/2020).

Negara Amerika Selatan ini mencatat jumlah kasus Covid-19 keenam terbesar di dunia. Di antara jumlah yang telah mencapai 295.532 infeksi, angka kematian tercatat 6.308 orang, menurut situs web pemerintah.

Meski demikian, pemerintah tidak mempertimbangkan untuk melonggarkan lockdown. "Kami tidak akan menghadapi risiko apapun. Kami akan sangat bertindak seksama,” ujar Menteri Kesehatan Enrique Paris.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

stimulus chile covid-19
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

BisnisRegional

To top