Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Corona di Indonesia, Gugus Tugas Jelaskan Ketersediaan Ruang Isolasi di RS

Pemerintah menyebutkan tempat tidur isolasi bagi pasien Covid-19 masih tersedia. termasuk untuk daerah dengan pertambahan pasien positif terinfeksi tertinggi seperti di Jawa Timur.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 05 Juli 2020  |  16:05 WIB
Ruang instalasi gawat darurat di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Presiden Joko Widodo yang telah melakukan peninjauan tempat ini memastikan bahwa rumah sakit darurat ini siap digunakan untuk karantina dan perawatan pasien Covid-19. Wisma Atlet ini memiliki kapasitas 24 ribu orang, sedangkan saat ini sudah disiapkan untuk tiga ribu pasien. ANTARA FOTO/Kompas/Heru Sri Kumoro - Pool
Ruang instalasi gawat darurat di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Presiden Joko Widodo yang telah melakukan peninjauan tempat ini memastikan bahwa rumah sakit darurat ini siap digunakan untuk karantina dan perawatan pasien Covid-19. Wisma Atlet ini memiliki kapasitas 24 ribu orang, sedangkan saat ini sudah disiapkan untuk tiga ribu pasien. ANTARA FOTO/Kompas/Heru Sri Kumoro - Pool

Bisnis.com, JAKARTA – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 memastikan fasilitas kesehatan di Tanah Air memiliki ruang yang cukup untuk melakukan perawatan.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyebutkan sejauh ini tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit di Indonesia atau bed occupancy ratio sebesar 53,39 persen. Bahkan untuk daerah yang kasus pertambahannya tinggi seperti Jawa Timur masih tersedia fasilitas tempat tidur.

“Jawa Timur misalnya, tempat tidur isolasi yang disiapkan 5.837, yang terpakai 4.212,” kata Yuri, Minggu (5/7/2020).

Meski begitu, Yuri menyebutkan tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Indonesia masih berada di bawah rata-rata dunia.

Saat ini tingkat kesembuhan global berada pada 56,71 persen. Sedangkan di Indonesia tingkat kesembuhan pasien Covid-19 masih berada pada 45,2 persen.

Namun ia menyebutkan jika dibagi per provinsi, jumlah kesembuhan berada di atas rata-rata dunia untuk 11 provinsi. Pada wilayah itu, tingkat kesembuhan pasien Covid-19 mencapai di atas 75 persen.

Demikian juga dengan tingkat kematian pasien Covid di Indonesia, Yuri menyebut jumlah pasien meninggal akibat Covid di Indonesia di atas 5 persen. Sedangkan rata-rata dunia berada pada 4,72 persen.

Kasus Covid-19 di Indonesia per Minggu, 5 Juli 2020 dilaporkan terjadi penambahan kasus baru pasien terkonfirmasi sebanyak 1.607 orang, sehingga total pasien positif terinfeksi Covid-19 per hari ini menjadi 63.749 kasus.

Sementara itu, jumlah pasien sembuh telah mencapai 29.105 orang dengan pelaporan tambahan harian sebanyak 886 orang. Di sisi lain, jumlah pasien Covid-19 yang meninggal bertambah 82 orang, menjadi 3.171 orang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19
Editor : Anggara Pernando
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top