Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jokowi Sebut Kuliah Daring sebagai Bagian dari Kenormalan Baru

Jokowi meyakini bahwa saat ini tak akan ada kendala berarti untuk menerapkan perkuliahan daring sebagai bagian dari kenormalan baru.
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com 04 Juli 2020  |  12:55 WIB
Ilustrasi belajar daring - Seorang siswi kelas 11 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melakukan kegiatan belajar mengajar menggunakan internet di Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (1/4/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperpanjang kegiatan belajar dari rumah bagi pelajar di Jakarta hingga 19 April 2020, hal itu sesuai dengan perpanjangan status tanggap darurat bencana pandemi Covid-19 bagi DKI hingga 19 April. - ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Ilustrasi belajar daring - Seorang siswi kelas 11 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melakukan kegiatan belajar mengajar menggunakan internet di Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (1/4/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperpanjang kegiatan belajar dari rumah bagi pelajar di Jakarta hingga 19 April 2020, hal itu sesuai dengan perpanjangan status tanggap darurat bencana pandemi Covid-19 bagi DKI hingga 19 April. - ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa ada banyak hikmah dari pandemi Covid-19 yang bisa dipetik institusi-institusi pendidikan tinggi di Indonesia. Salah satunya adalah meningkatnya kualitas perkuliahan secara daring saat ini, terutama bila dibandingkan pada masa sebelumnya.

“Krisis telah memaksa kita untuk mengembangkan cara-cara baru, membangun norma-norma baru, membangun standar-standar kebaikan dan kepantasan yang baru. Kuliah daring yang selama ini sangat lamban dijalankan sekarang sangat-sangat berkembang,” jelasnya saat berpidato dalam pembukaan konferensi Forum Rektor Indonesia (FRI), Sabtu (4/7/2020).

Eks Gubernur DKI Jakarta itu juga meyakini bahwa dengan kondisi sekarang, tak akan ada kendala berarti untuk menerapkan perkuliahan daring sebagai bagian dari kenormalan baru di tengah pandemi Covid-19.

“Kuliah daring telah menjadi new normal, bahkan menjadi next normal dan saya yakin akan tumbuh normalitas-normalitas baru yang lebih inovatif dan lebih produktif.”

Sejak melonjaknya angka infeksi Covid-19 di Indonesia, sebagian besar kampus, terutama kampus-kampus negeri memang telah memberlakukan kuliah daring.

Universitas Gadjah Mada misalnya, menyatakan telah memberlakukan perkuliahan daring di seluruh program studinya sejak pertengahan Maret 2020 lalu. Kegiatan kuliah daring, diklaim oleh pihak kampus tersebut, sudah diikuti lebih dari 23.000 mahasiswa.

Hal serupa sudah diterapkan oleh kampus-kampus lain seperti Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB). Per bulan Maret, total sudah ada 65 kampus di seluruh Indonesia yang secara resmi sudah memberlakukan kegiatan belajar mengajar secara daring.

Presiden Jokowi berharap ke depannya jumlah tersebut akan terus bertambah.

“Saya paham permasalahan pendidikan tinggi sangat kompleks, saya paham,” kata Jokowi. “Justru karena itulah kita harus mengembangkan cara-cara yang luar biasa.”

Mengacu data Tim Gugus Tugas Covid-19 BNPB, per Sabtu (4/7/2020) pagi jumlah kasus Covid-19 terkonfirmasi di Indonesia berada pada angka 11.961. Dari angka tersebut, sebanyak 7.109 orang telah dinyatakan sembuh dan ada 643 korban meninggal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi perguruan tinggi New Normal
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top