Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kejagung Perintahkan Penyidik Telusuri Aliran Dana Korupsi Jiwasraya ke Grup Bakrie

Benny Tjokrosaputro telah 'bernyanyi' soal adanya keterlibatan Bakrie Group dalam kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 24 Juni 2020  |  17:58 WIB
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono. - Istimewa
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) perintahkan penyidik untuk menelusuri adanya dugaan aliran dana hasil korupsi PT Asuransi Jiwasraya ke Bakrie Group.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono mengatakan terdakwa Komisaris Utama PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro pada sidang dengan agenda pembacaan eksepsi di Pengadilan Tipikor Jakarta hari ini, Rabu (24/6/2020), menyampaikan adanya dugaan aliran dana hasil korupsi PT Asuransi Jiwasraya ke beberapa emiten Bakrie Group.

"Penyampaian soal adanya keterlibatan emiten di Bakrie Group itu menarik sekali ya, tim penyidik harus memfollow up itu dalam pengembangan kasus korupsi Jiwasraya ini," tuturnya, Rabu (24/6/2020).

Sebelumnya, terdakwa Benny Tjokrosaputro telah 'bernyanyi' soal adanya keterlibatan Bakrie Group dalam kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

Dia menyampaikan bahwa Bakrie Group berkontribusi cukup besar dalam kerugian negara pada perkara korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

"Itu ada cost of money-nya 10 persen per tahun, berarti kalau 12 tahun berarti kan 120 persen, itu baru bunganya saja. Ini bunga flat aja, 120 persen dari Rp6,7 triliun bukannya Rp8 triliun, nah Rp8 triliun ditambah Rp6,7 triliun bukannya Rp14,7 itu baru yang flat, kalau bunga berbunga bukannya bisa jadi Rp16-17 triliun. Bolongnya dari mana sudah tahu kan ya bolongnya dari Bakrie itu mayoritasnya. Harusnya yang dikejar itu pihak Bakrie," kata Benny.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Grup Bakrie kejagung Jiwasraya
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top