Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Update Corona 24 Juni: Kasus Positif Bertambah 1.113, Jatim Tertinggi

Jumlah kasus postif Covid-19 hari ini bertambah 1.113. Provinsi Jawa Timur tercatat melaporkan kasus tertinggi sebanyak 183.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 24 Juni 2020  |  15:56 WIB
Ilustrasi-Suasan tes swab di Puskesmas Kecamatan Kemayoran, Selasa (9/6/2029). - Antara
Ilustrasi-Suasan tes swab di Puskesmas Kecamatan Kemayoran, Selasa (9/6/2029). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat jumlah kasus positif Covid-19 hingga Rabu (24/6/2020) bertambah 1.113 sehingga secara kumulatif tembus di angka 49.009 kasus. 

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan pada hari ini, Jawa Timur menjadi provinsi dengan kasus positif tertinggi.

Jatim menyumbang kasus tertinggi, sebanyak 183, disusul DKI Jakarta 157 dan sejumlah provinsi lainnya menyusul dengan jumlah kasus lebih kecil.

Disebutkan Yuri, Jatim melaporkan 183 kasus baru dan 80 kasus sembuh, sedangkan DKI Jakarta melaporkan 157 kasus baru dan 94 kasus sembuh.

Selanjutnya, Sulsel 132 kasus baru, 39 kasus sembuh, Maluku Utara 95 kasus baru dan 6 kasus sembuh, Kalsel 90 kasus baru dan 15 kasus baru.

Sebanyak 18 Provinsi melaporkan kasus baru dibawah 10, sedangkan 5 provinsi melaporkan tidak ada pertambahan kasus baru.

Untuk provinsi dengan kasus sembuh lebih banyak dari kasus baru, Kaltim melaporkan 9 kasus baru dan10 kasus sembuh, Gorontalo 7 kasus baru dan 31 kasus sembuh, Sumbar 3 kasus baru dan 14 kasus sembuh, Lampung 2 kasus baru dan 4 kasus sembuh, Yogyakarta 1 kasus baru dan 4 kasus sembuh, Papua Barat 1 kasus baru dan 16 kasus sembuh.

Sementara itu Bangka Belitung melaporkan tidak ada kasus baru dan 9 kasus sembuh, Bengkulu 1 kasus sembuh, Kalbar 5 kasus sembuh.

Data Sebelumnya 

Pada Selasa, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat jumlah kasus positif Covid-19 tertinggi terjadi di Jawa Timur. Hingga Selasa (23/6/2020) jumlah kasus positif tembus angka 10.115 kasus. 

Yuri mengatakan pada Selasa, Jawa Timur menjadi provinsi dengan kasus positif tertinggi. 

“Kalau dilihat sebarannya, kasus tertinggi pada hari ini ada di Jawa Timur,” ujar Yuri dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta.

Berdasarkan laporan harian Gugus Tugas Covid-19, pada Selasa, Provinsi Jatim memiliki 258 kasus baru sehingga total kasus positif di provinsi tersebut mencapai 10.115 kasus. 

Peningkatan jumlah kasus positif di Jatim pada Selasa mengalami perlambatan jika dibandingkan Senin (22/6/2020) dengan penambahan kasus positif sebanyak 315 kasus, sehingga totalnya menjadi 9.857 kasus. 

Kasus positif di Jatim sedikit di bawah DKI Jakarta yang masih berada di posisi teratas sebagai provinsi dengan kasus positif tertinggi di Indonesia. 

Pada Selasa DKI Jakarta melaporkan penambahan 160 kasus baru sehingga totalnya menjadi 10.250 kasus positif Covid-19. 

Sementara itu, untuk kasus sembuh, pada hari Selasa Jatim melaporkan penambahan 60 kasus sehingga totalnya menjadi 2.915 kasus. 

Penyumbang kasus sembuh tertinggi ialah DKI Jakarta yaitu 100 kasus sehingga totalnya menjadi 5.228 kasus. 

Adapun, untuk jumlah pasien yang meninggal akibat Covid-19, pada Selasa, Jatim melaporkan kasus kematian tertinggi yaitu 13 kasus sehingga totalnya menjadi 741 kasus. 

Secara nasional, pada Selasa, kasus baru positif Covid-19 bertambah 1.051 sehingga totalnya menjadi 47.896 kasus. 

Di sisi lain, jumlah pasien yang sembuh bertambah 506 orang, sehingga total mencapai 19.241 orang. 

Untuk pasien yang meninggal dunia jumlahnya bertambah 35 orang, sehingga total menjadi 2.535 orang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

covid-19
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top