Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Seleksi Sekolah Kedinasan 2020: 24.515 Orang Lamar Politeknik Statistika STIS

Pengumuman hasil ujian tahap II akan dilakukan 26 Agustus 2020 dan dapat diakses dalam portal SPMB Politeknik Statistika STIS.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 23 Juni 2020  |  15:18 WIB
Sekolah Tinggi Ilmu Statistik. - Istimewa
Sekolah Tinggi Ilmu Statistik. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Politeknik Statistika STIS menjadi salah satu sekolah kedinasan yang paling diminati pelamar. Tercatat hingga Senin (22/6/2020), jumlah pelamar sekolah ini telah mencapai 24.515 orang.

Hari ini, Selasa (23/6/2020) adalah hari terakhir pendaftaran semua sekolah kedinasan, termasuk STIS.

Setelah mendaftar dan lulus seleksi administrasi, ujian tahap I Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) akan diselenggarakan pada Juli 2020 atau tentatif menunggu kepastian jadwal dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Hasil ujian tahap I akan diumumkan pada 4 Agustus 2020. Jika lulus, pelamar harus melakukan pendaftaran ulang online Mengikuti Ujian Tahap II pada 4-5 Agustus 2020 dan ujian tahap II Tes Potensi Akademik (Matematika) pada 11-13 Agustus 2020.

Pengumuman hasil ujian tahap II akan dilakukan 26 Agustus 2020 dan dapat diakses dalam portal SPMB Politeknik Statistika STIS.

Kemudian, pelamar akan melakukan pendaftaran ulang online mengikuti ujian tahap III pada 26-27 Agustus 202. Ujian tahap III terdiri atas tes kesehatan dan kebugaran akan diselenggarakan pada 1-3 September 2020.

Pengumuman hasil ujian tahap III akan diumumkan 22 September 2020 melalui portal SPMB Politeknik Statistika STIS.

Proses akan terus berlanjut seperti pendaftaran ulang dan verifikasi akhir berkas hingga pada 1 Oktober 2020 akan diselenggarakan penyambutan mahasiswa baru di Kampus Politeknik Statistika STIS.

Syarat Masuk STIS

Dikutip dari laman spmb.stis.ac.id, disebutkan 10 syarat yang harus dipenuhi pelamar jika ingin mengenyam pendidikan di STIS.

1. Sehat jasmani dan rohani (dapat atau layak bekerja dan beraktivitas, baik di dalam ruangan maupun di lapangan), dan bebas narkoba;

2.Tidak buta warna (baik total maupun parsial), untuk pengguna kaca mata/lensa kontak minus (rabun jauh) dan/atau plus (rabun dekat) dapat diberikan toleransi di bawah ukuran 6 dioptri;

3. Lulusan SMA/MA peminatan MIPA/IPS (semua Program Studi), dan SMK/MAK peminatan teknik komputer dan informatika (khusus untuk Proram Studi Komputasi Statistik Program Diploma IV);

4. Nilai Matematika (kelompok A/umum) dan Bahasa Inggris minimal 80,00 (skala 1-100) atau 3,20 (skala 1-4,00) pada ijazah atau surat keterangan lulus/surat keterangan hasil ujian sementara (bagi yang belum memiliki ijazah);

5. Umur minimal 16 tahun dan maksimal 22 tahun, per 1 September 2020;

6. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan di Politeknik Statistika STIS sampai dengan pengangkatan PNS;

7. Tidak sedang menjalankan ikatan dinas dengan instansi lain;

8. Bersedia mematuhi peraturan Politeknik Statistika STIS;

9. Bersedia menandatangani surat perjanjian ikatan dinas (SPID) bagi yang dinyatakan lulus seleksi dan akan mengikuti pendidikan di Politeknik Statistika STIS;

10. Setelah lulus pendidikan di Politeknik Statistika STIS, bersedia ditempatkan di Badan Pusat Statistik (BPS)/kementerian/lembaga/Instansi lainnya sesuai penempatannya di seluruh wilayah Indonesia sampai tingkat Kabupaten/Kota.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sekolah badan pusat statistik
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top