Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

10 Provinsi Laporkan Kasus Kematian Terkait Covid-19, DKI Tertinggi

Hari ini kasus kematian di Provinsi DKI Jakarta tercatat lebih tinggi dari kasus serupa di Jawa Timur.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 18 Juni 2020  |  17:33 WIB
Foto aerial proses pemakaman jenazah pasien virus corona atau COVID-19 di Taman Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon, Jakarta, Kamis (9/4/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Foto aerial proses pemakaman jenazah pasien virus corona atau COVID-19 di Taman Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon, Jakarta, Kamis (9/4/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Hari ini penambahan kasus kematian terkait Covid-19 berada di bawah angka seratus.

Dua provinsi mencatat kasus tertinggi, dan kini giliran DKI Jakarta berada di posisi teratas untuk kasus kematian sedangkan Jawa Timur mencatat kasus kematian tertinggi kedua.

Beberapa hari ke belakang, Jatim terus mencatatkan angka kematian tertinggi setelah DKI Jakarta.

Berdasar keterangan yang disampaikan Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, Kamis (18/6/2020), hari dilaporkan terdapat 63 kasus kematian. Hal itu berdasarkan perhitungan hingga Kamis, pukul 12.00 WIB.

 

Sementara berdasar data laporan harian Covid-19, dari Kementerian Kesehatan RI, kasus kematian di DKI Jakarta tercatat sebanyak 15, sedangkan di Jatim terdapat 15 kasus.

Sementara itu Kalimantan Selatan melaporkan 9 kasus kematian, sama dengan jumlah kasus kematian di Jawa Tengah.

Berikutnya, di Kalimantan Tengah tercatat 6 kasus kematian, Sumatra Selatan 3, serta Jabar, NTB, Kaltim, dan Sulut masing-masing 2 kasus kematian.

Dengan demikian kasus kematian terkait Covid-19 pada hari ini dilaporkan hanya terjadi di 10 provinsi, sedangkan di 24 provinsi lainnya, hingga Kamis (18/6/2020) pukul 12.00 WIB tidak tercatat adanya kasus kematian. 

Berikut tabel perkembangan Covid-19 dari Kementerian Kesehatan RI.

Hari ini target pemeriksaan 20.000 spesimen dalam sehari telah terlampaui.Adapun jumlah Laboratorium yang aktif terdiri atas 121 lab RT-PCR dan 99 laboratorium TCM. Sementara itu, jumlah laboratorium jejaring tercatat sebanyak 228, terdiri atas 140 lab RT-PCR dan 88 lab TCM.

Berdasarkan paparan juru bicara percepatan penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, Kamis (18/6/2020) spesimen yang diperiksa mencapai 20.650.

Dengan begitu, secara kumulatif terdapat 580.522 spesimen yang telah diperiksa.

Dari pemeriksaan tersebut diketahui kasus konfirmasi postif sebanyak 1.331 sehingga total menjadi 42.762

"Jawa Timur melaporkan 384 kasus positif dan 78 kasus sembuh," ujar Yuri.

Setelah Jatim, DKI tercatat melaporkan 173 kasus baru dan 128 kasus sembuh. Kemudian Sulsel 166 kasus baru dan 22 kasus sembuh. Kalsel melaporkan 118 kasus baru dan 14 kasus sembuh.

Sementara itu Bali melaporkan 66 kasus baru dan 11 kasus sembuh.

Yuri menyebutkan terdapat 17 provinsi yang melaporkan kasus baru di bawah 10, dan 10 provinsi yang melaporkan tanpa penambahan kasus baru.

Sementara untuk provinsi yang melaporkan  kasus sembuh lebih lebih banyak dari kasus positif, datanya sebagai berikut:

  • Jabar 52 kasus baru, 54 kasus sembuh
  • Kalteng 36 kasus baru, 39 kasus sembuh
  • Banten 15 kasus baru, 27 kasus sembuh
  • Kaltim 8 kasus baru, 18 kasus sembuh
  • Sumbar 5 kasus baru, 17 kasus sembuh
  • Papua Barat 5 kasus baru, 22 kasus sembuh
  • Babel 0 kasus baru, 27 kasus sembuh
  • Kalbar 0 kasus baru, 6 kasus sembuh

Secara keseluruhan pada hari ini tercatat ada 555 kasus sembuh sehingga total menjadi 16.798 kasus.

Sedangkan kasus meninggal bertambah 63, sehingga secara kumulatif menjadi 2.339 kasus.

Hingga saat ini jumlah Orang Dalam Pemantauan sebanyak 36.698, sedangkan Pasien dalam Pengawasan sebanyak 17.923 orang.

Sebanyak 435 kabupaten/kota di 34 provinsi Indonesia terdampak Covid-19.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dki jakarta jatim Virus Corona
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top