Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemda Diminta Segera Siapkan Pembukaan Sekolah di Zona Hijau

Pemda memiliki sejumlah tugas seiring dengan rencana dibolehkannya lagi kegiatan belajar secara tatap muka di sekolah pada tahun ajaran 2020/2021 pada Juli 2020.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 16 Juni 2020  |  18:18 WIB
Sejumlah siswa mengikuti sosialisasi penggunaan masker di Sekolah Tunas Global, Depok, Jawa Barat, Selasa (3/3/2020). Kegiatan tersebut sebagai upaya antisipasi Virus Corona pada usia dini dengan mengukur suhu tubuh saat memasuki sekolah dan mensosialisasi penggunaan masker yang benar saat sakit. ANTARA FOTO - Asprilla Dwi Adha
Sejumlah siswa mengikuti sosialisasi penggunaan masker di Sekolah Tunas Global, Depok, Jawa Barat, Selasa (3/3/2020). Kegiatan tersebut sebagai upaya antisipasi Virus Corona pada usia dini dengan mengukur suhu tubuh saat memasuki sekolah dan mensosialisasi penggunaan masker yang benar saat sakit. ANTARA FOTO - Asprilla Dwi Adha

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah daerah, khusus di zona hijau Covid-19 diminta agar mempersiapkan diri untuk penyelenggaraan kegiatan belajar tatap muka di daerahnya.

Staf Ahli Bidang Regulasi Pendidikan dan Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Chatarina Muliana Girsang mengatakan pemerintah daerah memiliki sejumlah tugas seiring dengan rencana dibolehkannya lagi kegiatan belajar secara tatap muka di sekolah pada tahun ajaran 2020/2021 pada Juli 2020.

Pertama, melakukan masa persiapan dan masa pembukaan satuan pendidikan pada jalur zona hijau. Perlu diketahui, hanya enam persen atau di sekitar 85 kota/kabupaten yang satuan pendidikannya berada di zona hijau.

"Pemda harus memastikan kesiapan semua sekolah pada zona hijau untuk melakukan pembelajaran tatap muka dengan prioritas utama adalah kesehatan dan keselamatan seluruh peserta didik dan keluarganya," kata Chatarina dalam konferensi pers virtual, Selasa (16/6/2020).

Kedua, melakukan evaluasi khususnya terhadap daftar periksa dan kesiapan sekolah. Intinya, keputusan untuk belajar tatap muka pada akhirnya berada di tangan orang tua.

Apabila sekolahnya sudah siap dan sudah memenuhi daftar periksa, tetapi orang tua yang merasa masih ragu anaknya sekolah, maka bisa memilih untuk tetap belajar dari rumah.

"Mungkin dengan alasan kesehatan ataupun mungkin dengan alasan transportasi yang tidak memadai untuk menghindari kerumunan atau sulitnya menjaga protokol kesehatan," katanya.

Ketiga, melakukan pembukaaan berdasarkan hasil periksa dan kesiapan sekolahnya. Pemda dapat menugaskan para pendidik dari satu sekolah ke sekolah lain jika memang diperlukan.

Keempat, berkoordinasi dengan gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 dan memberikan peningkatan kapasitas kepada pengawas sekolah dalam melaksanakan pendidikan agar para pendidik bisa menghadapi pembelajaran tatap muka pada masa Covid-19.

Kelima, melakukan evaluasi bersama gugus tugas terkait dengan proses belajar tatap muka. Jika ternyata berdasarkan hasil kajian ada peningkatan kasus, kegiatan belajar langsung ditutup.

"Jadi memang harus secara berkala melakukan evaluasi perkembangan Covid-19 pada zona hijau. Jadi wajib ditutup kembali sekolah yang dalam kondisi tidak aman," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sekolah kementerian pendidikan dan kebudayaan Virus Corona
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top