Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Katedral Belum Buka Layanan, Umat Diminta Ibadah via Online

Gereja Katedral Jakarta mengajak umat menjalankan ibadat dari rumah secara online. Sejauh ini pembukaan Gereja Katedaral Jakarta masih menunggu arahan dari Keuskupan Agung Jakarta.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 06 Juni 2020  |  18:05 WIB
Sejauh ini pembukaan Gereja Katedaral Jakarta masih menunggu arahan dari Keuskupan Agung Jakarta. - Bisnis/Gloria Fransisca Katharina Lawi
Sejauh ini pembukaan Gereja Katedaral Jakarta masih menunggu arahan dari Keuskupan Agung Jakarta. - Bisnis/Gloria Fransisca Katharina Lawi

Bisnis.com, JAKARTA - Gereja Katedral Jakarta belum membuka kegiatan ibadat atau misa dalam waktu dekat. Umat diharap tetap beribadah dari rumah secara online.

Pastor Paroki Katedral Jakarta A. Hani Rudi Hartoko mengatakan pelaksanaan ibadah di rumah dapat diikuti pada jam-jam tertentu.

Jadwal Misa Mingguan berlangsung pada Sabtu sore pukul 16.00 WIB, Minggu pagi pada pukul 11.00 WIB dan sore pada 17.00 WIB. Selain itu, Misa Harian dijadwalkan pada pukul 18.00 WIB pada Senin - Jumat.

“Umat bisa memilih waktu yang cocok,” kata Romo Hani dalam pemberitahuan resmi, Sabtu (6/6/2020).

Sementara itu, Gereja Katedral Jakarta masih belum dibuka dalam waktu dekat meski telah keluar surat edaran Menteri Agama terkait pembukaan rumah ibadah.

“Pada waktunya akan diberitakan kapan mulai difungsikan kembali. Kita masih menunggu arahan teknis dan detail dari Keuskupan Agung Jakarta,” kata Romo Hani.

Romo Hani mengatakan pihak paroki memilih tidak buru-buru dalam menyelenggarakan misa bersama umat.

Keputusan itu diambil lantaran ingin memastikan segala sesuatu siap dan sesuai dengan protokol kesehatan yang telah ditentukan oleh pemerintah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

katedral Virus Corona
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top