Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kemenlu Sebut Banyak ABK WNI Tak Daftarkan Diri Sesuai Prosedur

Kementerian Luar Negeri mencatat ada 2,9 juta warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di luar negeri. Sebanyak 9.404 bekerja sebagai ABK.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 03 Juni 2020  |  13:59 WIB
Ilustrasi - Kapal nelayan melintas dengan latar belakang matahari terbit di perairan Selat Malaka, Lhokseumawe, Aceh, Rabu (8/4 - 2020). /Antara
Ilustrasi - Kapal nelayan melintas dengan latar belakang matahari terbit di perairan Selat Malaka, Lhokseumawe, Aceh, Rabu (8/4 - 2020). /Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri mendapati masih banyak anak buah kapal (ABK) WNI di kapal ikan yang tidak mendaftarkan diri melalui prosedur yang sesuai.

Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha mengatakan banyaknya WNI yang utamanya bekerja di kapal ikan tidak memiliki pengetahuan untuk melapor diri ke perwakilan.

"Tantangan terbesar banyak WNI kita bekerja ke luar negeri tidak melalui prosedur sehingga tidak tercatat di kementerian lembaga terkait di Indonesia," ujarnya saat press briefing, Rabu (3/6/2020).

Berdasarkan data yang dihimpun Kementerian Luar Negeri, terdapat 2,9 juta WNI yang tinggal di luar negeri. Sebanyak 9.404 bekerja sebagai ABK.

Data ini berasal dari data WNI yang aktif melaporkan diri kepada perwakilan termasuk awak kapal yang melakukan sign on dan sign off. Oleh karena banyak yang tidak melapor, terbuka kemungkinan bahwa angka tersebut tidak sebanyak yang sebenarnya.

Kebanyakan ABK bekerja di perusahaan kapal niaga dan kapal ikan di Asia Tenggara dan Asia Timur.

Terkait dengan pelarungan jenazah salah satu ABK WNI di perairan Somalia, proses investigasinya masih berlangsung. Perwakilan RI di Beijing sudah mengirim nota diplomatik kepada otoritas Beijing dan terus mengawal proses investigasi.

Seperti diberitakan sebelumnya, kejadian ini bermula dari seorang ABK WNI berinisial H yang meninggal pada 16 Januari 2020 di sekitar perairan Somalia. Almarhum diketahui meninggal oleh para sesama ABK WNI lantaran tidak merspons saat dibangunkan. Hingga saat ini tidak ada penjelasan mengenai penyebab kematiannya.

Pada 23 Januari 2020, berdasarkan surat kematian yang dikeluarkan PT MTB. Jenazah almarhum H dilarung di laut di atas perairan Somalia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenlu abk wni
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top